Pamekasan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur berupaya memperkuat ekosistem usaha perikanan di wilayah itu melalui konsep pentahelix atau multi pihak.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) Pemkab Pamekasan Abdul Fata di Pamekasan, Senin mengatakan, ada lima elemen utama yang dilibatkan guna mendukung suksesnya program tersebut, yakni, pelaku usaha, komunitas masyarakat, pemerintah, akademisi dan media.
"Khusus untuk akademisi,kami bekerja sama dengan Politeknik Negeri Malang (Polinema), sedangkan untuk pelaku usaha atau bisnis, kami berupaya memfasilitasi para pelaku usaha perikanan di Pamekasan ini agar bisa mendapatkan akses modal dari sejumlah bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR)," katanya.
Tugas pemkab melalui dinas perikanan, sambung dia, membantu melakukan pembinaan kepada para pelaku usaha dari sisi pengelolaan manajemen usaha dan promosi, serta memperluas akses pasar.
"Promosi kami lakukan dengan bekerja sama dengan sejumlah media dan komunitas informasi masyarakat, sehingga hasil produk bisa tersebar luas melalui informasi media," katanya.
Abdul Fata lebih lanjut menjelaskan, sejumlah usaha perikanan yang kini dikembangkan oleh keluarga nelayan di Kabupaten Pamekasan, antara lain, petis ikan tongkol, kripik ikan, terasi, ikan asap, dan sejumlah produk olahan ikan lainnya.
"Dan upaya Pemkab Pamekasan dalam memperkuat ekosistem usaha perikanan melalui konsep pentahelix ini mulai membuahkan hasil," katanya.
Ia mencontohkan, saat ini sudah banyak hasil produk olahan perikanan yang sudah bisa dipasarkan di toko-toko modern berjejaring, seperti Indomart dan Alfamart.
"Sebab, pembinaan yang kami lakukan bersama lima elemen utama ini, bukan hanya tentang bagaimana menghasilkan produk yang baik, akan tetapi juga bagaimana agar hasil produk mereka menarik minat konsumen," katanya.
Fata lebih lanjut mengaku, Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem usaha perikanan, mulai dari peningkatan akses pasar dan promosi produk hingga penguatan sarana pendukung rantai dingin.
Kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, pelaku usaha, koperasi, dan perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat perikanan di Kabupaten Pamekasan.
Pewarta: Abd AzizEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.