Ini menjadi sarana untuk mencari dan memunculkan bibit-bibit baru. Mereka juga memiliki semangat berlatih karena ada kompetisi yang harus diikuti.

Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali menyelenggarakan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet berprestasi dari kalangan pelajar.

Bambang mengatakan kompetisi olahraga antarpelajar memiliki peran penting dalam membangun prestasi atlet sejak usia dini. Menurut dia, pembinaan tidak cukup hanya dilakukan ketika atlet sudah memasuki jenjang senior.

“Kalau kita ingin hebat dan bersaing dengan dunia internasional, harus dimulai dari tingkat sekolah dasar. Mereka harus berlatih dan diberi ruang untuk bertanding serta berkompetisi,” kata Bambang saat penutupan Kejurnas Pelajar Tarung Derajat BHS Cup 2026 di Surabaya, Minggu.

Ketua Umum Keluarga Olahraga Tarung Derajat (KODRAT) Jawa Timur ini menilai keberadaan Popnas diperlukan agar atlet pelajar memiliki agenda kompetisi yang berkelanjutan. 

Bambang menyebut Popnas terakhir kali digelar pada 2019 sehingga perlu kembali diadakan sebagai bagian dari sistem pembinaan olahraga nasional.

Menurut dia, kejuaraan pelajar seperti Kejurnas Tarung Derajat dapat menjadi salah satu sarana untuk memetakan potensi atlet yang nantinya diproyeksikan naik ke level senior.

“Ini menjadi sarana untuk mencari dan memunculkan bibit-bibit baru. Mereka juga memiliki semangat berlatih karena ada kompetisi yang harus diikuti,” ujarnya.

Sementara itu pada Kejurnas Pelajar Tarung Derajat tersebut, Jawa Timur keluar sebagai juara umum dengan raihan tiga medali emas, empat perak, dan dua perunggu. Posisi kedua ditempati Nusa Tenggara Barat (NTB), sedangkan Bali berada di peringkat ketiga.

Bambang menilai hasil tersebut menunjukkan potensi atlet daerah, khususnya Jawa Timur, terus berkembang. 

Pembinaan atlet di Jawa Timur juga telah disiapkan melalui pola berjenjang dengan menyiapkan atlet senior dan junior.

Sementara itu, dari Perguruan Pusat Tarung Derajat Rimba Dirgantara menilai kompetisi tersebut menunjukkan kualitas teknik atlet pelajar semakin baik. 

Dominasi Jawa Timur, NTB, dan Bali juga dinilai menjadi indikasi bahwa kekuatan Tarung Derajat nasional kini semakin merata, tidak lagi terkonsentrasi di wilayah barat Indonesia.

 



Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026