Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Ketua Tim Kerja Humas Universitas Jember (Unej) Iim Fahmi Ilman mengatakan ada sebanyak enam mahasiswa yang berasal dari kabupaten terkena dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dari data Bagian Akademik, tercatat sebanyak 58 mahasiswa Unej dari beragam jenjang asal NTT. Dari jumlah tersebut sebanyak enam mahasiswa terdampak gempa," katanya di Jember, Rabu.

Menurutnya, enam mahasiswa tersebut berasal dari Kabupaten Ngada sebanyak dua orang, Kabupaten Manggarai Timur dua orang, dan dua orang lagi dari Kabupaten Sikka.

"Namun hingga saat ini baik Bagian Akademik maupun fakultas belum menerima laporan/pengaduan resmi dari mahasiswa asal NTT yang terdampak bencana gempa itu," tuturnya.

Ia menjelaskan pihak fakultas terus berusaha mencari informasi/data mahasiswanya asal NTT yang terdampak gempa bumi, sehingga pihak Unej masih menunggu informasi tersebut.

"Mengacu kepada peristiwa bencana banjir Sumatera, maka mahasiswa yang terdampak bencana bisa mendapatkan bantuan sesuai kondisi masing-masing," katanya.

Sebelumnya pihak Unej juga menggalang bantuan bagi masyarakat yang menjadi korban gempa di NTT usai memimpin upacara bendera pada 17 Agustus 2026.

Ia menjelaskan hasil pengumpulan donasi saat upacara tersebut mencapai Rp31.572.700, namun mengingat saat upacara HUT RI kemarin tidak semua mahasiswa/dosen/tenaga pendidik mengikutinya, maka pimpinan Unej memberikan surat edaran kepada semua unit kerja.

"Surat edaran itu berisi tentang memberikan kesempatan bagi sivitas akademika Unej berkontribusi terkait bantuan kepada warga yang terdampak gempa NTT," katanya.

Ia mengatakan rencananya setelah terkumpul bantuan tersebut akan disalurkan melalui Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang yg menjadi hub bagi bantuan warga terdampak gempa dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN).



Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026