Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) -

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menyerahkan sebanyak 3.000 bibit mangrove kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya untuk ditanam di kawasan pesisir Tambak Sarioso melalui program Donasi Oksigen.

Sekretaris Perusahaan TPS Erika Asih Palupi menyatakan penyerahan bibit mangrove merupakan upaya dalam mendukung rehabilitasi dan keberlanjutan kawasan pesisir tersebut.

"Kami berharap manfaat lingkungan yang dihasilkan dari mangrove dapat semakin luas dirasakan oleh masyarakat dan menjadi kontribusi nyata perusahaan terhadap upaya mitigasi perubahan iklim," katanya di Surabaya, Selasa.

Program Donasi Oksigen merupakan inisiatif lingkungan TPS yang mencakup proses pembibitan, perawatan, hingga penyaluran dan penanaman mangrove di berbagai kawasan pesisir.

Program ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi lingkungan melalui peningkatan tutupan vegetasi mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi pantai, habitat berbagai biota pesisir, serta memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar.

Oleh karena itu, penanaman mangrove menjadi salah satu solusi berbasis alam yang efektif dalam mendukung mitigasi perubahan iklim dan menjaga ketahanan wilayah pesisir.

Menurut Erika, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan program dan keberlanjutan manfaat yang dihasilkan.

Melalui kegiatan ini, TPS berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pelestarian lingkungan sekaligus mendukung terciptanya kawasan pesisir yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Terlebih, penyerahan 3.000 bibit mangrove kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya ini melengkapi penyaluran total 10.000 bibit mangrove yang telah diberikan TPS kepada berbagai pemangku kepentingan dan kelompok masyarakat pesisir sepanjang 2026.

Sebelumnya pada Mei 2026, TPS menyerahkan 3.000 bibit mangrove kepada Kecamatan Asemrowo untuk ditanam di kawasan pesisir Sontoh Laut Surabaya.

Kemudian dan pada Juni 2026, sebanyak 2.000 bibit mangrove kepada Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk kawasan Manyar, Gresik, serta 2.000 bibit kepada Yayasan Omah Boso untuk ditanam di kawasan Romokalisari, Surabaya.

"Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, yayasan, dan masyarakat, kami berharap upaya rehabilitasi pesisir dapat berjalan lebih luas dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar," kata Erika.



Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026