Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar

Surabaya (ANTARA) - KSOP Utama Tanjung Perak bersama Pelindo Group menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui kapal PELNI MV Tidar.

Kepala KSOP Utama Tanjung Perak Agustinus Maun mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan sinergi insan maritim terhadap masyarakat yang terdampak bencana di NTT.

"Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak serta meringankan beban yang mereka hadapi," kata Agustinus dalam keterangannya yang diterima di Surabaya, Senin.

Ia menjelaskan, KSOP Utama Tanjung Perak dan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) masing-masing menyalurkan kebutuhan pokok untuk masyarakat terdampak di Maumere berupa beras, minyak goreng, kecap, popok bayi, mi instan, air mineral, susu balita, dan biskuit.

Sedangkan PT Pelindo Marine Service bersama PT Pelindo Energi Logistik dan PT Alur Pelayaran Barat Surabaya menyalurkan 40 unit tenda terpal untuk masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Ende.

Sementara itu, Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT PELNI Hana Suhardi mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan yang pertama ke NTT menggunakan MV Tidar.

"Bantuan diperkirakan akan tiba pada 19 Agustus 2026 pukul 20.00 WITA," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial, Operasi dan Teknik PT Pelindo Marine Service Elvin Syah Putra mengatakan bantuan berupa tenda terpal disesuaikan dengan kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah terdampak.

"Kebutuhan terpal di wilayah tersebut sangat mendesak untuk mendukung penanganan pascabencana," ujarnya.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk sinergi KSOP Utama Tanjung Perak, Pelindo Group, dan PT PELNI dalam mendukung penanganan bencana serta membantu masyarakat terdampak gempa di NTT yang diberangkatkan dari Dermaga Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu (16/8) pukul 23.00 WIB.



Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026