Kompetisi menjadi ruang bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding

Surabaya (ANTARA) - Sebanyak 400 talenta sepak bola muda dari 16 provinsi mengikuti turnamen Soekarno Cup U-17 2026 yang diinisiasi Prananda Prabowo di Stadion Gelora 10 November, Tambaksari, Surabaya.

Pembukaan turnamen tersebut, dimeriahkan atraksi drum band, musik Nusantara, serta pertunjukan seni tradisional reog, bantengan, jaranan, dan tarian kontemporer yang disaksikan lebih dari 7.000 masyarakat.

Juru Bicara Soekarno Cup sekaligus legenda Tim Nasional Indonesia Anang Ma'ruf mengatakan kompetisi usia muda penting untuk membangun fondasi sepak bola nasional.

"Kompetisi menjadi ruang bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus membentuk mental dan karakter sebagai atlet," kata Anang disela pembukaan Soekarno Cup 2026.

Menurut pemilik 31 penampilan bersama Timnas Indonesia itu, pembinaan pemain muda tidak cukup hanya melalui peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan kompetisi yang dapat membentuk mental bertanding, sportivitas, kerja sama, dan kedisiplinan.

Sementara itu, Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup Komarudin Watubun mengatakan atraksi drum band yang mengiringi defile kontingen menjadi simbol keberagaman Indonesia yang dipertemukan melalui sepak bola.

"Setiap kontingen membawa identitas daerahnya masing-masing, tetapi seluruhnya bertemu dalam satu arena melalui sepak bola," katanya.

Selain olahraga, kata dia, unsur budaya juga ditampilkan melalui pertunjukan bantengan, jaranan, reog, dan tarian kontemporer sebagai bagian dari rangkaian pembukaan.

Komarudin mengatakan perpaduan olahraga dan budaya menjadi salah satu pesan utama Soekarno Cup 2026 agar generasi muda tidak hanya berkembang sebagai atlet berprestasi, tetapi juga memiliki karakter, rasa kebersamaan, dan kepedulian terhadap budaya bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, pemain Banteng Jatim FC U-17 Gema Farand mengatakan keikutsertaannya dalam Soekarno Cup memberikan pengalaman bertanding sekaligus kesempatan mengenal budaya dan pemain dari berbagai daerah.

"Selain bermain bola, kami juga membangun persahabatan tanpa melihat suku, agama, dan daerah," ucapnya.

Di sisi lain, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengatakan keterlibatan 400 pemain dari 16 provinsi menunjukkan besarnya potensi sepak bola usia muda yang perlu terus diberikan ruang untuk berkembang.

"Ada 400 talenta muda dari 16 provinsi yang datang ke sini. Mereka membawa karakter dan gaya bermain dari daerah masing-masing," katanya.

Said berharap Soekarno Cup menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mendapatkan pengalaman, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan menuju jenjang sepak bola yang lebih tinggi.

Pertandingan Soekarno Cup U-17 2026 digelar di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan dengan melibatkan talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada laga pembuka Soekarno Cup 2026 mempertemukan Jawa Timur melawan Jawa Barat di Stadion Gelora 10 November Surabaya, yang berakhir dengan skor 1-4.

Gol Banteng Jatim U17 dicetak Umar Thoriq pada menit ke-4, sedangkan gol-gol Banteng Jawa Barat U17 disumbangkan oleh M Ramdan Maulana pada menit ke-25, 43, dan 79, serta Mohammad Hirsan Malik pada menit ke-90+3.



Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026