Dengan mengerahkan alut SAR laut dan udara, cakupan pencarian diharapkan semakin luas

Surabaya (ANTARA) - Badan SAR Nasional (Basarnas) kembali mengerahkan KN SAR 249 Permadi untuk menyisir perairan utara Pulau Madura guna memastikan keberadaan KMP Mutiara Sentosa II.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan proses verifikasi laporan mengenai adanya penumpang yang belum ditemukan tidak membuat tim SAR gabungan berhenti melakukan upaya pencarian dan pemantauan.

"Pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi setiap kemungkinan di wilayah perairan utara Madura," kata Nanang di Surabaya, Sabtu.

Ia menjelaskan, pengerahan unsur SAR laut dan udara dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas cakupan pemantauan di wilayah perairan utara Madura.

Selain itu, kata dia, helikopter AWS139 HR1301 akan kembali dikerahkan untuk memantau area pencarian dari udara pada Minggu (9/8).

"Dengan mengerahkan alut SAR laut dan udara, cakupan pencarian diharapkan semakin luas," ucapnya.

Sementara itu, Kasi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya Didit Arie R mengatakan KN SAR 249 Permadi bertolak dari Dermaga Navigasi Tanjung Perak pada pukul 08.15 WIB dengan membawa 11 orang anak buah kapal (ABK) dan satu tim rescuer Kantor SAR Kelas A Surabaya.

"KN SAR 249 Permadi melaju menuju area pencarian yang berjarak sekitar 70 mil laut dengan kecepatan 14 knot," katanya.

Ia mengatakan pengerahan kapal tersebut merupakan bagian dari operasi kesiapsiagaan Basarnas sambil menunggu hasil verifikasi laporan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta perusahaan kapal terkait adanya penumpang yang belum ditemukan.

Didit menjelaskan, kondisi laut pada Sabtu cukup mendukung pelaksanaan penyisiran berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Sedangkan cuaca di perairan utara Madura, kata dia, cerah berawan dengan angin 10-11 knot menuju tenggara, tinggi gelombang 1,1-1,2 meter, dan arus laut sekitar 0,7-1,1 knot.

Meski demikian, ia mengatakan kondisi laut yang relatif bersahabat tetap membuat tim menjaga kewaspadaan selama proses penyisiran.

"Keselamatan personel dan unsur SAR tetap menjadi perhatian utama selama proses penyisiran," tuturnya.



Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026