saya percaya pembinaan usia muda adalah investasi terbesar
Surabaya (ANTARA) - Dua legenda Timnas Indonesia, Yusuf Ekodono dan Anang Maruf, bergabung dalam Soekarno Cup 2026 untuk memantau talenta muda sekaligus mendukung pembinaan pemain usia dini melalui turnamen U-17 yang digelar di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan pada 10–24 Agustus.
"Saya bergabung di Soekarno Cup karena saya percaya pembinaan usia muda adalah investasi terbesar bagi masa depan sepak bola Indonesia," kata Anang Maruf di Surabaya, Jumat.
Mantan bek Timnas Indonesia itu mengatakan masih banyak anak bertalenta di berbagai pelosok Tanah Air yang membutuhkan kesempatan tampil dan berkembang melalui kompetisi yang berkualitas.
Turnamen edisi ketiga Soekarno Cup itu diikuti sekitar 400 pemain dari 16 provinsi, sedangkan Anang dan Yusuf bertugas sebagai juru bicara sekaligus memantau penampilan peserta untuk menentukan pemain terbaik pada setiap pertandingan.
Sementara itu, Yusuf Ekodono menilai penyelenggara menunjukkan komitmen terhadap pembinaan dengan hanya memperbolehkan pemain yang belum pernah tampil di Liga 1, Liga 2, Liga 3 maupun Elite Pro Academy (EPA).
"Aturan itu menurut saya sangat baik karena benar-benar memberikan ruang kepada pemain yang belum pernah mendapatkan panggung," katanya.
Menurut dia, kesempatan tersebut penting untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain sekaligus membuka peluang mereka dipantau klub maupun pencari bakat.
Ia menegaskan Soekarno Cup tidak dimaksudkan menjadi pesaing kompetisi resmi yang diselenggarakan federasi, melainkan melengkapi ekosistem pembinaan bersama Piala Soeratin dan Elite Pro Academy.
"Semakin banyak kompetisi pembinaan yang berkualitas, semakin luas pula proses pencarian bakat," ucapnya.
Ia berharap Soekarno Cup menjadi jembatan lahirnya pemain-pemain baru dari berbagai daerah yang mampu menembus level lebih tinggi dan pada akhirnya memperkuat Timnas Indonesia.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.