Wayang ini merupakan budaya adiluhung bangsa kita

Kediri (ANTARA) - Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, Jawa Timur, berupaya melestarikan budaya sekaligus memperkenalkan  kesenian tradisional melalui pagelaran wayang kulit.

"Wayang ini merupakan budaya adiluhung bangsa kita yang kita tidak hanya menyaksikan tontonan, tetapi juga akan mendapatkan tuntunan," kata Rektor UNP Kediri Zainal Afandi dalam keterangannya di Kediri, Kamis. 

Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Sun Gondrong dan lakon "Wahyu Godo Inten" tersebut digelar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-49 UNP Kediri.

Lakon "Wahyu Godo Inten" mengisahkan perjuangan tokoh dalam membantu keluarga Pandawa menghadapi Perang Baratayudha.

Ia mengatakan wayang kulit tidak hanya memiliki nilai seni dan hiburan, tetapi juga mengandung berbagai pesan moral serta nilai kehidupan yang dapat menjadi tuntunan bagi masyarakat.

Menurut dia, pagelaran tersebut menjadi momentum bagi civitas academica untuk menyaksikan sekaligus memahami cerita pewayangan yang sarat dengan nilai kepahlawanan dan perjuangan.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai tontonan dalam rangkaian Dies Natalis, tetapi dapat memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga dan melestarikan kebudayaan nasional.

"Jangan sampai kemudian kita hanya melihat sebagai tontonan, tetapi tidak mendapatkan tuntunan," ujarnya.

Selain pagelaran wayang kulit, peringatan Dies Natalis ke-49 UNP Kediri juga diisi dengan pemberian Anugerah Kampus kepada dosen, tenaga kependidikan, unit kerja, dan program studi yang dinilai memiliki capaian kinerja.

Rektor mengatakan penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh civitas academica untuk meningkatkan kinerja sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan UNP Kediri.

Peringatan Dies Natalis ke-49 juga menjadi momentum bagi UNP Kediri untuk menyambut usia emas pada tahun depan, ketika perguruan tinggi tersebut memasuki usia 50 tahun. (*)
 



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026