Surabaya (ANTARA) - Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Achmad Nurdjayanto mengusulkan penerapan mist cooling system atau sistem pendingin berbasis kabut air di sejumlah ruang publik sebagai bagian memperkuat konsep Surabaya sebagai smart city yang adaptif terhadap perubahan iklim.

"Salah satunya mist cooling system di sejumlah titik strategis. Dengan begitu masyarakat tetap dapat beraktivitas secara nyaman meski cuaca sedang sangat panas," ujar Achmad saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu menyusul meningkatnya suhu udara yang akhir-akhir ini dirasakan masyarakat. 

Menurutnya, kota metropolitan seperti Surabaya perlu mulai mengadopsi inovasi teknologi yang telah diterapkan di berbagai negara untuk menciptakan ruang publik yang lebih nyaman dan ramah bagi warga.

Ia menilai pembangunan Surabaya sebagai smart city tidak hanya diukur dari digitalisasi pelayanan publik, tetapi juga kemampuan kota menghadirkan inovasi yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, pengembangan infrastruktur perkotaan perlu diarahkan agar mampu merespons tantangan perubahan iklim.

Ia mengusulkan pemasangan mist cooling system di kawasan pusat kota, taman kota, kawasan wisata, area perkantoran, kawasan industri, hingga lingkungan pendidikan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.

Menurut Achmad, suhu panas ekstrem bukan lagi fenomena musiman, melainkan dampak perubahan iklim yang perlu direspons melalui kebijakan adaptasi di tingkat daerah.

"Pemda perlu menyiapkan langkah konkret agar dampak cuaca panas terhadap kesehatan masyarakat maupun produktivitas ekonomi dapat diminimalkan," katanya.

Sebagai tahap awal, Komisi C DPRD Surabaya mengusulkan pelaksanaan proyek percontohan (pilot project) di kawasan pusat kota dan sejumlah destinasi wisata. Hasil uji coba tersebut nantinya menjadi dasar evaluasi sebelum program diterapkan secara bertahap di wilayah lain.

"Pilot project ini penting untuk mengukur efektivitas program, manfaat yang dirasakan masyarakat, serta berbagai aspek teknis yang perlu disempurnakan sebelum diperluas," jelasnya.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan manfaat yang signifikan, pemasangan mist cooling system diusulkan diperluas hingga kawasan pinggiran kota. Surabaya Utara menjadi salah satu wilayah yang dinilai layak diprioritaskan karena memiliki karakteristik suhu udara yang relatif lebih tinggi sebagai kawasan pesisir.

Achmad mengatakan, usulan tersebut juga akan dikawal dalam pembahasan APBD Kota Surabaya Tahun Anggaran 2027 agar memiliki dukungan pembiayaan yang memadai.

"Harapan kami, program ini bisa memperoleh alokasi anggaran pada APBD 2027 sehingga implementasinya dapat dilakukan secara bertahap demi meningkatkan kenyamanan masyarakat," tuturnya.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026