Ini tugas Badan Pangan Nasional dan Satgas Pangan untuk segera mendorong MinyakKita ada di Surabaya dengan harga yang sebenarnya, yaitu Rp15.700.

Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) mendorong pemerintah memastikan ketersediaan MinyaKita di pasar tradisional agar harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

"Ini tugas Badan Pangan Nasional dan Satgas Pangan untuk segera mendorong MinyakKita ada di Surabaya dengan harga yang sebenarnya, yaitu Rp15.700 per liter," katanya usai meninjau Pasar Asemrowo, Surabaya, Jawa Timur, Senin

Ia menyoroti harga jual MinyaKita yang mencapai Rp21 ribu hingga Rp22 ribu per liter, jauh di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah. Ia berharap pemerintah segera memperbaiki tata kelola distribusi agar masyarakat dapat memperoleh MinyaKita dengan harga sesuai HET.

Dalam kesempatan itu, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan sebagian besar komoditas pangan masih berada pada kisaran harga normal, seperti telur ayam dengan harga Rp23 ribu per kilogram, sedangkan ayam dijual Rp35 ribu hingga Rp37 ribu per kilogram.

"Ini menunjukkan harga kebutuhan pokok di Pasar Asemrowo masih relatif stabil," kata Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI ini.

Ia menambahkan harga beras berada di kisaran Rp14.500 hingga Rp15.000 per kilogram. Meski sedikit di atas harga yang diharapkan, menurutnya kondisi tersebut masih perlu mendapat perhatian agar tidak terus meningkat.

Dalam kesempatan itu, Bambang turut menyoroti kondisi infrastruktur Pasar Asemrowo yang dinilai memerlukan pembenahan.

Ia menemukan lantai pasar rusak, kebersihan yang kurang terjaga, serta alat pemadam api ringan (APAR) yang masa berlakunya telah habis sejak 2018.

Sebagai langkah darurat, Bambang mengaku mengganti sebagian APAR menggunakan fasilitas yang dimilikinya serta berkomitmen membantu perbaikan toilet pasar dengan dana pribadi.

Menurutnya, pasar tradisional merupakan pusat perputaran ekonomi masyarakat sehingga keamanan, kenyamanan, dan kelayakan fasilitas harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan.



Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026