Mojokerto (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, Jawa Timur, mendorong pengembangan industri ekonomi kreatif salah satunya melalui film berjudul Rejoto Nyambung Tresno yang menjadi penanda lahirnya karya film lokal di wilayah setempat.

"Film tersebut juga menjadi bukti hasil pembinaan ekonomi kreatif yang dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto sekaligus media promosi destinasi wisata dan event unggulan daerah," kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, di Mojokerto, Minggu.

Ia mengemukakan, dalam film tersebut ditampilkan beberapa ikon Kota Mojokerto serta memperkenalkan destinasi wisata yang ada di wilayah setempat.

Menurutnya, film tersebut sekaligus mempromosikan destinasi wisata dan event tahunan yang ada di wilayah Kota Mojokerto.

"Artinya, Rejoto Nyambung Tresno menjadi salah satu media untuk memperkenalkan Kota Mojokerto kepada masyarakat," tutur Ning Ita sapaan akrabnya.

Ia mengatakan, film ini merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan ekonomi kreatif yang ada di kota setempat.

Ia mengatakan, film ini lahir dari pengembangan dan pelatihan ekonomi kreatif pemerintah Kota Mojokerto yang selama ini dilakukan secara masif.

"Sejak bersinergi dengan Badan Ekonomi Kreatif hingga kini menjadi Kementerian Ekonomi Kreatif, fasilitasi terus kami lakukan. Hasilnya bisa kita lihat hari ini melalui salah satu film yang mempromosikan Kota Mojokerto," katanya.

Ia juga mengapresiasi para talenta muda lokal yang terlibat dalam produksi film tersebut. Meski sebagian besar belum memiliki pengalaman di dunia perfilman, mereka dinilai mampu menghadirkan karya yang berkualitas berkat pembinaan dan pendampingan yang telah diberikan.

"Namun faktanya, film pertama mereka sudah sangat bagus  melalui pelatihan yang difasilitasi Pemerintah Kota Mojokerto," tuturnya.

Gala premier yang digelar pada Sabtu (18/7) tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Mojokerto, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, seluruh pemain dan kru film, hingga keluarga para pemeran.

Film ini akan mulai tayang di CGV Kota Mojokerto pada 25 Juli 2026.(ADV)



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026