Kediri (ANTARA) - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Kediri, Jawa Timur, mengungkapkan realisasi penyerapan gabah petani setara 73.561 ton beras atau mencapai 100,10 persen dari target pengadaan beras tahun 2026 sebesar 73.489 ton hingga 14 Juli 2026.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Kediri Harisun mengatakan realisasi tersebut berasal dari penyerapan gabah kering panen (GKP) sebanyak 143.815 ton dari target 94.583 ton GKP yang ditetapkan pemerintah untuk wilayah kerja Bulog Kediri.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik Tim Jemput Pangan Bulog, pemerintah daerah, Dinas Pertanian, TNI, Polri, petugas penyuluh pertanian hingga mitra kerja Bulog yang telah mendukung pencapaian target serapan ini," kata Harisun di Kediri, Rabu.
Ia mengatakan, keberhasilan pencapaian target penyerapan tersebut merupakan hasil komunikasi dan koordinasi yang baik antara Bulog dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung program penguatan cadangan pangan pemerintah.
Selain itu, peran mitra juga penting untuk penyerapan gabah petani terutama di tiga wilayah Bulog Kediri, yakni Kabupaten/Kota Kediri serta Kabupaten Nganjuk.
Menurut dia, capaian penyerapan gabah dan beras tahun ini juga diraih lebih cepat dibandingkan estimasi hingga akhir tahun, sekaligus menunjukkan komitmen Bulog dalam menyerap hasil panen petani di daerah.
Meski target penyerapan telah terpenuhi, Bulog Kediri tetap melanjutkan kegiatan pengadaan gabah dan beras untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani selama musim panen berlangsung. Pembelian gabah petani juga sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Harisun menambahkan, hasil penyerapan tersebut akan memperkuat cadangan pangan pemerintah dan menjaga ketersediaan stok beras bagi masyarakat. Proses penyerapan juga dilakukan secara profesional serta transparan.
"Sesuai arahan pusat, seluruh proses pengadaan kami laksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel dengan tetap mengedepankan standar kualitas komoditas yang diserap," ujar Harisun.
Selain itu, Bulog Kediri akan terus mengoptimalkan jaringan pengadaan, kesiapan gudang, sarana pengolahan, serta kolaborasi dengan mitra kerja sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pewarta: Asmaul ChusnaEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.