Magetan (ANTARA) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magetan, Jawa Timur membekali edukasi literasi digital kepada siswa SMA Islamic International School PSM Magetan sebagai kegiatan sosialisasi saat momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.
Sekretaris Diskominfo Magetan Joko Waluyo, Rabu, mengatakan edukasi literasi digital tersebut mengangkat tema yang sangat dekat dengan dunia remaja, yakni Literasi tentang Game Online dan Judi Online.
"Dalam edukasi literasi digital kali ini para siswa diajak untuk lebih cerdas, aman, dan bertanggung jawab saat menggunakan internet dunia maya," ujarnya di Magetan.
Joko Waluyo mengingatkan para siswa tentang tipisnya batasan antara hiburan dan kecanduan. Selain itu, usia remaja yang belum dewasa secara emosional, akan semakin mudah tergoda.
"Game itu bisa jadi sarana hiburan yang keren dan mengasah otak kalau dimainkan secara proporsional. Kuncinya ada pada kontrol diri. Jangan sampai kewajiban belajar terbengkalai, apalagi sampai terjerumus ke bahaya judi online," kata Joko.
Tak hanya soal gaming, para peserta MPLS juga dibekali tips menjaga jejak digital agar tetap bersih, cara melindungi data pribadi dari tangan jahat, hingga cara jitu menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan perundungan siber yang marak di media sosial.
Melalui model edukasi interaktif tersebut, Diskominfo Magetan berharap gawai di tangan para siswa tidak hanya menjadi alat hiburan, melainkan perangkat produktif untuk melahirkan generasi muda Magetan yang cerdas, beretika, dan siap bersaing di era digital.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.