Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Screen house modern yang akan dibangun di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, untuk meningkatkan produksi cabai berkualitas dengan menerapkan teknologi pertanian modern.

Kepala Bidang Prasarana dan Perizinan Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Probolinggo Falentina Ekawati Dyah Puspitasari mengatakan pembangunan screen house modern merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam meningkatkan produktivitas komoditas hortikultura melalui penerapan teknologi pertanian modern.

“Fasilitas screen house modern dirancang untuk menciptakan lingkungan budi daya yang lebih terkendali, sehingga tanaman cabai terlindungi dari cuaca ekstrem, serangan hama dan penyakit yang selama ini menjadi salah satu penyebab menurunnya hasil produksi,” kata Falentina, di Probolinggo, Kamis.

Menurutnya, screen house modern menjadi salah satu sarana budi daya yang mampu menciptakan kondisi lingkungan tumbuh lebih optimal, sehingga tanaman cabai dapat berkembang lebih baik dengan produktivitas maupun kualitas hasil panen dapat meningkat.

Ia menjelaskan keberadaan screen house juga akan mendukung penerapan Good Agricultural Practices (GAP) melalui penggunaan air, pupuk dan pestisida yang lebih efisien serta ramah lingkungan.

Selain menghasilkan cabai yang lebih berkualitas dan seragam, teknologi tersebut diharapkan mampu mengurangi kehilangan hasil akibat faktor iklim maupun organisme pengganggu tanaman.

“Melalui pembangunan screen house modern, kami berharap produksi cabai dapat berlangsung lebih stabil sepanjang tahun. Dampaknya tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga membantu menjaga ketersediaan pasokan cabai sehingga dapat mendukung pengendalian inflasi daerah,” katanya lagi.

Ia menjelaskan kegiatan uitzet atau pengukuran ulang lokasi menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran, sehingga manfaat fasilitas tersebut benar-benar dapat dirasakan oleh petani.

“Dengan pembangunan screen house modern itu, kami berharap sektor hortikultura semakin berkembang, produktivitas cabai meningkat, kesejahteraan petani bertambah serta pasokan cabai tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan data yang pernah dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo mencatatkan produksi cabai rawit sebanyak 354.006 ton pada tahun 2022, bahkan produksi cabai rawit di Probolinggo sempat mengalami kejayaan pada tahun 2021 sebesar 649.266 kuintal dan masuk peringkat 2 daerah penghasil cabai merah terbanyak se-Jatim.



Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026