Magetan (ANTARA) - Bupati Magetan Nanik Endang menyebutkan bahwa kepala sekolah (kasek) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur harus menjadi motor penggerak perubahan positif di sekolah masing-masing agar mampu menghadapi tantangan pendidikan di tahun pelajaran baru.
"Kepala sekolah harus menjadi motor penggerak perubahan di sekolah masing-masing agar mampu menghadapi tantangan pendidikan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai budaya bangsa," ujar Bupati Nanik saat kegiatan Apel Akbar Kepala Sekolah dalam rangka Kesiapan Menyambut Tahun Pelajaran Baru 2026/2027 di GOR Ki Mageti Magetan, Kamis.
Menurut dia, di era digital masa kini, sekolah dituntut bergerak mengikuti perkembangan teknologi digital yang serba cepat dan hal itu membutuhkan peran kepala sekolah yang peka serta adaptif.
Dalam kegiatan apel yang mengambil tema "Kepemimpinan yang Berintegritas, Sekolah Berkualitas, dan Murid yang Cerdas", hendaknya menjadi momentum penting untuk menyatukan semangat dan memperkuat integritas seluruh pemimpin satuan pendidikan.
Bupati juga menegaskan kepada seluruh kepala sekolah untuk memastikan bahwa setiap satuan pendidikan telah siap memberikan pelayanan terbaik kepada semua murid. Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, bersih, sehat, inklusif, serta mampu menumbuhkan karakter positif dan semangat belajar.
"Apel ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan momentum untuk memperkuat komitmen, mengokohkan integritas dan sinergisitas, serta membangun semangat bersama dalam menghadirkan pendidikan yang bermutu bagi seluruh anak-anak di Kabupaten Magetan," kata Bupati.
Acara apel akbar kepala sekolah juga dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi di Kabupaten Magetan.
Kegiatan diikuti oleh ribuan kepala sekolah di Kabupaten Magetan dari jenjang pendidikan sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.