Melalui lukisan kami, kami ingin membuat suasana lebih tenang, membahagiakan, dan membuat pasien memiliki kenangan baik
Surabaya (ANTARA) - Tujuh seniman muda berusia 6-18 tahun yang tergabung dalam Art Reach mendonasikan sejumlah lukisan kepada RS Premier Surabaya di Surabaya, Rabu untuk menghadirkan suasana yang lebih nyaman sekaligus memberi semangat kepada pasien, terutama anak-anak.
Founder Art Reach, Kaylee Ann Siswanto (15), di Surabaya, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari pengalaman pribadinya saat pernah menjalani perawatan di rumah sakit dan merasa terkesan dengan pelayanan dari para dokter, perawat hingga staf.
"Melalui lukisan kami, kami ingin membuat suasana lebih tenang, membahagiakan, dan membuat pasien memiliki kenangan baik selama menjalani perawatan," katanya.
Kaylee menjelaskan Art Reach secara rutin mendonasikan lukisan ke berbagai tempat, seperti panti asuhan, sekolah gratis, hingga Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Komunitas itu juga mengajak anak-anak melukis sebagai media berekspresi dan membangun semangat.
Ia menambahkan, salah satu karya Kaylee berjudul Holding On yang menggambarkan dua ekor tupai saling bergandengan di atas ranting pohon sebagai simbol dukungan bagi anak-anak yang sedang menjalani perawatan.
"Selalu ada sahabat atau orang yang bisa mereka pegang dan menjadi tempat bersandar. Karena itu saya memberi judul Holding On," tuturnya.
Ia mengatakan lukisan tersebut diselesaikan dalam waktu sekitar satu hingga dua pekan dengan objek yang ramah bagi anak-anak agar mereka lebih ceria, lebih nyaman, serta membantu memperbaiki suasana hati selama berada di rumah sakit.
Seniman muda lainnya, Joyce Zerlina (17) dari SMA Mawar Sharon Christian School, menyumbangkan lukisan bertema perjalanan kehidupan berupa ombak dengan langit berwarna merah muda sebagai simbol harapan.
"Ada masa ketika kita merasa hidup berantakan, tetapi semuanya bisa kembali tenang. Saya ingin karya ini menginspirasi anak-anak agar tetap memiliki harapan," ujarnya.
Chief Operating Officer RS Premier Surabaya, dr. Ariawan Wangsa Seputra, M.Kes., mengapresiasi inisiatif para seniman muda yang memanfaatkan seni sebagai media penyemangat bagi pasien.
"Ketika ada lukisan yang indah dan menginspirasi, pasien akan merasa lebih senang dan tidak merasa sendirian. Walaupun sekarang banyak media elektronik, lukisan tetap memberikan nuansa yang berbeda," katanya.
Menurut Ariawan, rumah sakit sebelumnya juga memanfaatkan karya seni untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman, termasuk melalui lomba melukis bagi anak-anak yang hasilnya dipajang di area rawat jalan.
"Menurut kami ini menjadi hal yang baik apabila ada pihak-pihak yang ingin menyumbangkan karya mereka untuk menginspirasi pasien maupun siapa pun yang berada di rumah sakit," ujarnya.
Seluruh lukisan yang diterima akan ditempatkan di sejumlah area pelayanan, termasuk ruang perawatan, sebagai bagian dari upaya menghadirkan suasana penyembuhan yang lebih baik.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.