Situbondo (ANTARA) - Seorang pemancing bernama Maman Wahyudi (30) warga Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, yang sebelumnya dilaporkan terpeleset dan terjatuh di palung Pantai Bama, Situbondo, Jawa Timur, ditemukan meninggal dunia, Kamis.

"Pertama kali jenazah korban ditemukan oleh keponakannya yakni Ismanto, yang juga ikut melakukan pencarian korban pada hari ketiga pencarian," kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdlops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo Puriyono di Situbondo.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal di sekitar tanaman mangrove di Pantai Bama, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, sekitar pukul 14.25 WIB, setelah dilaporkan terpeleset di palung pantai tersebut pada Selasa (30/6). 

Puriyono menjelaskan, setelah tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Banyuwangi, Polsek Banyuputih, Koramil Banyuputih, Satpolairud, Tagana dan dari Taman Nasional Baluran mendapatkan informasi titik penemuan jenazah korban, petugas langsung bergerak dan melakukan evakuasi.

"Selanjutnya jenazah korban tersebut dibawa ke rumah duka di Kelurahan Bakungan (Banyuwangi) menggunakan mobil ambulans milik Puskesmas Wonorejo (Situbondo)," kata Puriyono.

Pada Selasa (30/6) lalu, korban Maman Wahyudi bersama rombongan tiba di Pantai Bama Taman Nasional Baluran untuk melaksanakan ritual adat.

Ketika prosesi ritual adat selesai, korban pergi memancing di perairan Pantai Bama saat air sedang surut, dan berjalan sejauh sekitar 500 meter dari bibir pantai. Korban diduga terpeleset dan terjatuh ke palung hingga terseret arus.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026