Trenggalek, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek meraih peringkat kedua dalam Penilaian Kinerja Pencegahan Perkawinan Anak (PPA) Award tingkat Provinsi Jawa Timur (Jatim) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam memperkuat perlindungan anak.
Penghargaan diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi kepada Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin pada peringatan Hari Keluarga Nasional Provinsi Jawa Timur 2026, di Rumah Sakit Daerah Prof. dr. Moeljono (RS Menur) Surabaya, Senin (29/6).
Berdasarkan hasil penilaian kinerja, Kabupaten Trenggalek menempati peringkat kedua berkat sejumlah program dan inovasi dalam upaya pencegahan perkawinan anak.
Baca juga: Bupati Trenggalek: Pemdes berperan aktif turunkan angka perkawinan anak
Beberapa program unggulan yang menjadi penilaian, antara lain Desa Nol Perkawinan Anak, Rumah Latih Terapi Tumbuh Kembang, serta pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan Perkawinan Anak yang diintegrasikan hingga tingkat desa.
Selain itu, pemerintah daerah juga dinilai berhasil memperkuat regulasi melalui peraturan daerah, peraturan bupati, dan instruksi bupati sebagai landasan kebijakan perlindungan anak di Kabupaten Trenggalek.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka perkawinan anak serta meningkatkan pemenuhan hak-hak anak di daerah.
Baca juga: PKK Trenggalek sukses tekan angka pernikahan dini
Baca juga: Pemkab Trenggalek inisiasi gerakan desa nol perkawinan anak usia dini
Pewarta: Destyan H. SujarwokoEditor : Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.