Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program dan kegiatan inovatif
Surabaya (ANTARA) - Hotel Ciputra World Surabaya kembali menggelar "The Art of Perfume Blend Vol. 2" sebagai upaya menghadirkan pengalaman gaya hidup yang relevan dengan tren generasi muda melalui workshop meracik parfum secara personal.
General Manager Hotel Ciputra World Surabaya Nurhayati Basir mengatakan kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai sarana edukasi, tetapi juga ruang bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas melalui seni wewangian.
"Workshop ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman sensorik," kata Nurhayati di Surabaya, Minggu.
Ia menjelaskan, Hotel Ciputra World Surabaya kembali menggandeng perfumer Gita Rinjani yang telah berkecimpung di industri parfum sejak 2016 dan mendalami ilmu parfum di Singapura.
Peserta, kata dia, diperkenalkan dengan teori dasar parfum, mengeksplorasi lebih dari 70 jenis single notes, hingga mempelajari teknik memadukan berbagai karakter aroma untuk menghasilkan komposisi parfum sesuai preferensi masing-masing.
"Dua peserta terbaik juga memperoleh hadiah dari Make Over," ucapnya.
Selain memperoleh pengalaman meracik parfum, lanjutnya, setiap peserta membawa pulang hasil kreasi berupa 20 ml Eau de Parfum dan 60 ml Eau de Cologne, serta menerima Extrait de Parfum 5 ml, voucher diskon produk Make Over, sajian makanan ringan dan minuman, serta keanggotaan gratis Swiss-Belhotel Executive Card (SBEC).
Nurhayati mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan berbagai program inovatif yang sejalan dengan perkembangan gaya hidup modern sehingga hotel tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga destinasi untuk memperoleh pengalaman yang berkesan.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program dan kegiatan inovatif yang relevan dengan tren gaya hidup modern," tuturnya.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.