Kami menjaga iklim investasi, dan sejak awal kami menginginkan Situbondo sebagai business branding
Situbondo (ANTARA) - Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo berkomitmen menjaga pertumbuhan ekonomi melalui investasi, bahkan sejak awal menjabat terus membangun citra Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sebagai daerah ramah investasi.
"Kami menjaga iklim investasi, dan sejak awal kami menginginkan Situbondo sebagai business branding," kata Bupati Rio, sapaannya, di Situbondo, Sabtu.
Namun, kata dia lagi, masuknya investor atau pun penanaman modal asing atau PMA mematuhi seluruh regulasi, utamanya mengenai aspek lingkungan.
Dalam waktu dekat, kata Bupati Rio, pihaknya mengagendakan pertemuan dengan para investor luar negeri dan menyampaikan pengembangan potensi daerah ini.
"Kami akan duduk bareng dengan investor dari luar negeri, dan itu menjadi bagian bagaimana Situbondo mengembangkan potensi daerah, dan tentunya basisnya adalah menegakkan aturan," ujar dia.
"Dalam konteks laporan dan aduan masyarakat harus kami cermati yang menjadi komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan," kata Bupati Rio menambahkan.
Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Situbondo menyebutkan satu tahun kepemimpinan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo, realisasi investasi pada 2025 di Situbondo mencapai Rp1 triliun, melebihi dari target yang ditetapkan senilai Rp425 miliar. Nilai investasi pada 2025 tersebut, juga lebih tinggi dibandingkan capaian pada 2024 yang sebesar Rp590 miliar.
Pada 2025, nilai terbesar ditopang investasi untuk Pabrik Gula Assembagoes yang mencapai Rp800 miliar. Investasi tersebut dipergunakan untuk biaya modernisasi pabrik gula yang terletak di Kecamatan Asembagus, wilayah timur Situbondo.
Selain itu, ada pula penanaman modal asing atau PMA yang bergerak di bidang pengolahan rumput laut di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, dan Desa/Kecamatan Banyuglugur.
Sedangkan penanaman modal dalam negeri (PMDN) seperti pusat perbelanjaan, antara lain Roxy, KDS dan pembangunan hotel serta usaha-usaha lainnya.
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.