Bantul (ANTARA) - Sekitar 5 kilometer sebelum masuk areal wisata permainan air di Sungai Oyo, pengunjung sudah disuguhi pemandangan indah, bukit dengan tebing yang hijau dan di bawahnya petani sedang merawat tanamannya. Umumnya berupa tanaman sayur, seperti terong, dan lombok serta bawang merah.

Di sebelah kanan jalan, jika pengunjung berangkat dari Kota Yogyakarta, pemandangan sungai dengan air yang tidak begitu dalam juga menawarkan pemandangan yang memesonakan mata.

Jalan utama itu tampak bagus dan luas. Namun, setelah memasuki jembatan, lalu belok kanan, jalur menuju area wisata Lembah Oyo, hanya bisa dilalui satu mobil. Jika berpapasan dengan mobil lain dari arah berlawanan, salah satu harus mengalah dengan mundur atau mencari jalan yang memungkinkan untuk menepi.

Jalan di pinggir sepanjang Sungai Oyo itu, masih alami, tanpa aspal. Meskipun demikian, sajian pemandangan alam dari tebing kanan kiri menjadi penawar indah yang menebus suasana perjalanan yang mengkhawatirkan jika berpapasan dengan mobil lain dari arah depan. Bukit yang masih asri, dengan rerimbunan pohon dan aliran air di lembah sungai membuat pengunjung takjub.
 

Suasana sungai di Lembah Oyo, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (26/6/2026) sore. (Masuki M. Astro)


Lembah Oyo, yang berada di Dusun Kedungjati, Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul,  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu menawarkan wisata alam yang dapat dinikmati oleh semua golongan, baik orang tua maupun anak-anak.

Setelah memarkir mobil di pinggir jalan, pengunjung bisa turun ke bagian bawah. Jalan menurun itu, ada yang diplester dengan semen, ada juga yang dibiarkan alami dengan undakan batu.

Pengelola objek wisata itu tidak memberlakukan tarif pada pengunjung yang hanya ingin menikmati suasana lembah dengan pemandangan sungai jernih dan dilindungi dua tebing di kanan kiri. Bahkan, jika pengunjung ingin mandi, juga tidak ditarik biaya.

Pengunjung baru harus merogoh kocek untuk menyewa pelampung Rp5.000/unit. Untuk kano berkapasitas dua orang Rp10.000, sedangkan untuk tiga orang Rp15.000. dapat  menikmati perahu kano dengan pengalaman mendayung santai bersama keluarga.
 

Suasana sungai di Lembah Oyo, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (26/6/2026) sore. (Masuki M. Astro)


Pada Jumat (26/6/2026) siang itu, beberapa mobil diparkir di pinggir jalan dengan nomor polisi B, AD, AB, dan P. Dari logatnya, mereka rupanya berasal dari Jakarta. Ada juga pengunjung dari Bondowoso.

Selain menikmati mandi serta berenang, beberapa pengunjung unjuk kemampuan melompat dengan cara bersalto dari pinggir sungai.

"Seneng dan puas saya mandi di sungai ini. Bisa melompat dari atas sungai sambil salto, seru banget," kata Afiqi Ahmad Azzam, seorang anak dari Bondowoso, yang menikmati liburan bersama orang tuanya.

"Pokoknya asyik betul datang ke tempat wisata Lembah Oyo ini. Tidak rugi, jauh-jauh dari Bondowoso ke sini," kata Maisya Florisagatha, yang akrab dipanggil Caca, saat bersama saudara kembarnya Meida Florisagatha dan adiknya Attar Faziandri, menikmati Lembah Oyo. 

Mereka datang ke lembah itu bersama ayah ibunya, dengan mengendarai mobil pribadi, sambil mengunjungi rumah saudaranya di Sewon, Bantul.



Pewarta: Masuki M. Astro
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026