Jadi, harapannya kita meluruskan sejarah. Karena bangsa yang hebat itu adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya. Agar tidak pernah kehilangan arah

Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Kota Surabaya meluncurkan buku "Bung Karno: Aku Arek Suroboyo" di Balai Budaya Kompleks Balai Pemuda kota setempat tentang Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno, melalui perspektif Surabaya sebagai kota kelahiran sekaligus tempat awal perjalanan hidupnya.

Wali Kota Eri Cahyadi di Surabaya, Kamis, mengatakan buku tersebut ditulis oleh Purnawan Basundoro, Samidi, Yayan Indrayana, dan Kukuh Yudha Karnanta sebagai upaya meluruskan sejarah sekaligus menanamkan nilai perjuangan Bung Karno kepada generasi muda.

"Jadi, harapannya kita meluruskan sejarah. Karena bangsa yang hebat itu adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarahnya. Agar tidak pernah kehilangan arah," katanya.

Menurutnya, buku tersebut juga menjadi penegasan bahwa Bung Karno lahir di Surabaya serta menggambarkan perjuangan dan semangat yang diwariskan kepada generasi penerus.

"Dengan buku ini kita ingin menegaskan bahwa Soekarno lahir di Surabaya. Bagaimana perjuangan Soekarno, bagaimana semangat beliau. Maka, dari buku ini, yang saya harapkan adalah seluruh arek Suroboyo mewarisi api perjuangan beliau," ujarnya.

Baca juga: Bupati Trenggalek pertahankan tesis kupas Buku Sarinah karya Bung Karno

Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Eri juga berencana menjadikan buku tersebut sebagai bahan pembelajaran wajib bagi siswa SD dan SMP di bawah kewenangan Pemkot Surabaya.

"Nanti buku ini kami masukkan menjadi kurikulum wajib yang harus diikuti oleh seluruh SD dan SMP yang di bawah kewenangan kita (Pemkot Surabaya)," kata Cak Eri sapaan akrabnya.

Baginya, sejarah harus terus dijaga dan diwariskan agar masyarakat tidak kehilangan arah dalam membangun masa depan.

"Jadi, sejarah itu harus kita ingatkan. Sejarah itu harus selalu ada di dalam hati. Karena itu, ada pesan jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kalau sudah melupakan sejarah, maka kota itu akan kehilangan arah," ujarnya.

Anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno mengapresiasi terbitnya buku tersebut, karena merupakan karya yang komprehensif dan dapat menjadi referensi penting untuk memahami perjalanan hidup Bung Karno.

"Dengan segala hormat, mewakili keluarga besar Bung Karno, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para penulis, dan juga kepada Cak Eri yang telah memberikan pencerahan, membuka cakrawala melalui buku, tulisan-tulisan yang saya baca dan sangat komprehensif buku dengan judul Bung Karno 'Aku Arek Suroboyo'," kata Puti.

Baca juga: ESI Jatim adakan bedah buku "Merahnya Ajaran Bung Karno"
Baca juga: Penggiat sejarah di Surabaya siapkan pembuatan buku dan film Bung Karno
Baca juga: Bulan Bung Karno, PDIP Surabaya gelar lomba foto dan berbagi buku


Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026