Malang, Jawa Timur (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat minat masyarakat menggunakan kereta api tetap tinggi terlihat terdapat peningkatan volume harian penumpang di Stasiun Malang, Kota Malang, Jawa Timur sebesar 8 persen saat masa libur sekolah dibandingkan hari biasa.
"Pada masa libur sekolah ini volume penumpang per hari di Stasiun Malang, baik kedatangan dan keberangkatan berjumlah 5.660 orang atau meningkat sebesar 8 persen dari hari biasa yang sebanyak 5.231 penumpang," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono di Kota Malang, Kamis.
Berdasarkan data dari KAI Surabaya, 5.660 penumpang di Stasiun Malang terdiri dari 2.516 penumpang datang dan 3.144 penumpang berangkat.
Sedangkan, untuk volume penumpang di luar momen liburan sekolah yang sebanyak 5.231 penumpang, terdiri dari 2.097 penumpang datang dan 2.375 penumpang berangkat.
Ia menyampaikan, selama masa libur sekolah ini daerah tujuan yang banyak diminati penumpang, seperti Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Jember dan Ketapang, Banyuwangi.
"Selama libur sekolah ini kami menyiapkan 5.784 tempat duduk dan 12 perjalan kereta api setiap hari," ujarnya.
Mengingat adanya peningkatan volume penumpang harian, maka KAI Surabaya telah melakukan optimalisasi pelayanan, mulai dari sarana prasarana, peningkatan pengawasan operasional, dan penempatan petugas pelayanan di seluruh area Stasiun Malang.
Selain itu, pihaknya memastikan setiap perjalanan kereta api dapat berjalan tepat waktu dan mengedepankan asep keselamatan serta kenyamanan penumpang.
"Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang ke stasiun lebih awal, serta memperhatikan kembali jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket agar perjalanan dapat berlangsung dengan lancar," kata dia.
Selain itu, PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya turut mengajak seluruh orang tua untuk mengawasi aktivitas anak-anaknya selama berlangsungnya libur sekolah sehingga tak sampai bermain di dekat area rel kereta api.
Tak hanya itu, masyarakat turut diimbau tak melakukan aksi vandalisme terhadap seluruh fasilitas perkeretaapian, menempatkan benda asing di rel, dan pelemparan ke arah gerbong yang dapat mengancam keselamatan petugas serta penumpang.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.