Kami akan melibatkan seluruh partai politik agar proses penataan dapil berjalan terbuka dan proporsional

Surabaya (ANTARA) - Sejumlah partai politik (parpol) di Kota Surabaya, Jawa Timur, mengusulkan penambahan daerah pemilihan (dapil) pada pemilihan umum mendatang dalam diskusi Prapersiapan Penataan Dapil, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Rabu.

"Setelah diskusi ini, kami mempersilakan partai politik menyampaikan surat usulan jumlah dan daerah pemilihan disertai kajian yang berpedoman pada tujuh prinsip penataan dapil," kata anggota KPU Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan Bakron Hadi saat dikonfirmasi wartawan usai diskusi.

Diketahui, utusan Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Surabaya, Isa Ansori, mengusulkan jumlah daerah pemilihan pada pemilu mendatang menjadi delapan.

Usulan penambahan daerah pemilihan juga disampaikan perwakilan DPC Partai Gerindra Surabaya, Sayuli, dan perwakilan Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Surabaya Suli. Namun, keduanya belum menyebutkan jumlah daerah pemilihan yang diusulkan.

KPU Kota Surabaya menghimpun aspirasi tersebut sebagai bahan kajian penataan daerah pemilihan menjelang tahapan pembentukan daerah pemilihan untuk pemilu mendatang.

Ketua KPU Kota Surabaya Soeprayitno mengatakan pihaknya akan melibatkan seluruh partai politik dalam tahapan pembentukan daerah pemilihan.

Menurut dia, mekanisme pembentukan daerah pemilihan menjelang Pemilu melibatkan akademisi, uji publik, dan masukan partai politik terhadap model daerah pemilihan beserta alasannya.

Hasil kajian tersebut kemudian disampaikan kepada KPU RI melalui Sistem Informasi Daerah Pemilihan (Sidapil) untuk ditetapkan.

"Kami akan melibatkan seluruh partai politik agar proses penataan dapil berjalan terbuka dan proporsional," kata Soeprayitno.

Ia mengatakan pelibatan partai politik diperlukan untuk mencegah anggapan bahwa pembentukan daerah pemilihan ditentukan oleh kepentingan salah satu partai politik.

KPU Kota Surabaya mendorong parpol membangun komunikasi politik untuk menyampaikan pandangan dan usulan mengenai jumlah maupun pembagian daerah pemilihan.



Pewarta: Abdul Hakim
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026