Madiun (ANTARA) - Yayasan Pusat Kesejahteraan Karyawan Perusahaan Kereta Api Indonesia (Yayasan Pusaka) dan PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun menyalurkan bantuan pendidikan bagi anak yatim piatu di wilayah Daop setempat sebagai wujud kepedulian sosial.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Deputy Daop 7 Madiun Alam Prasetyo, selaku yang mewakili pihak Yayasan Pusaka di Aula Lantai 2 Kantor Daop 7 Madiun.
"Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan. Semoga dapat memberikan manfaat yang optimal sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan meraih cita-cita serta masa depan yang lebih baik," ujar Alam di Madiun, Selasa.
Pada kesempatan tersebut, secara simbolis diserahkan bantuan pendidikan kepada 30 anak yatim piatu dan 19 orang tua penerima manfaat dengan nilai bantuan sebesar Rp228,8 juta.
"Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan biaya pendidikan sekaligus memberikan motivasi bagi para penerima untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri," kata dia.
Selain penyerahan bantuan pendidikan, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi keselamatan perkeretaapian yang disampaikan oleh Manajer Humas Daop 7 Madiun Tohari. Dalam sosialisasi tersebut, Tohari mengajak para peserta untuk meningkatkan kesadaran keselamatan, khususnya saat melintasi perlintasan sebidang kereta api melalui kampanye Berhenti, Tengok Kiri/Kanan, Aman, Jalan (Berteman).
Menurut Tohari, keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kedisiplinan seluruh pengguna jalan. Melalui edukasi tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan saat melintasi perlintasan sebidang guna mencegah terjadinya kecelakaan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib dan penuh kehangatan. Penyaluran bantuan pendidikan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial Yayasan Pusaka terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak penerima manfaat, sekaligus memperkuat komitmen KAI dalam membangun budaya keselamatan perkeretaapian di lingkungan masyarakat.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.