Magetan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar skrining Tuberkulosis (TBC) dengan pemeriksaan X-Ray bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemda guna mendukung pelaksanaan Gerakan Sinergi Aksi Tuntaskan TBC (SATU TBC).

‎Kepala Dinas Kesehatan Magetan Rohmad Hidayat di Magetan, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya akselerasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) ‎Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Sekaligus tindak lanjut Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis di Lingkungan Instansi Pemerintah.

 

"Untuk lingkungan Setdakab Magetan ‎pemeriksaan dijadwalkan secara bergiliran bagi pegawai dari BKPSDM, Bapperida, BPKPD dan Diskominfo, hingga jajaran Setdakab Magetan. Ke depan, layanan ini akan ‎menyasar seluruh ASN di Kabupaten Magetan secara berkala di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD)," ujar Rohmad Hidayat saat kegiatan skrining di Ruang Rapat Ki Mageti dan Yosonegoro Setdakab Magetan.

Menurut dia, skrining yang dilakukan dengan ‎mesin X-Ray portable membuat pemeriksaan berlangsung lebih optimal. Alat canggih tersebut merupakan bantuan langsung dari Kementerian ‎Kesehatan RI yang ditempatkan di RSUD dr Sayidiman Magetan guna menunjang program Active Case Finding (ACF‎).

"Jika dalam skrining awal ditemukan gejala klinis TBC, peserta bisa langsung menjalani ‎rontgen di tempat tanpa harus dirujuk ke rumah sakit," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa estimasi temuan kasus baru TBC di Magetan dalam setahun mencapai 1.878 kasus. Namun, hingga bulan ‎Mei lalu baru sekitar 26 persen kasus yang berhasil ditemukan.

"Karena itu, kita harus terus ‎bergerak aktif guna menemukan menyisir kasus-kasus baru agar pasien bisa segera diobati ‎dan tidak terjadi penularan lebih lanjut di tengah masyarakat," kata Rohmad.

 

 

Melalui skrining TBC dengan X-Ray tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pencegahan dan penanganan TBC, memperkuat implementasi Gerakan SATU TBC, mengampanyekan TOSS TBC, serta mendorong akselerasi pencapaian target nasional penuntasan TBC.

"Pemkab Magetan berharap ‎pelayanan kesehatan bagi ASN tidak hanya mempermudah birokrasi, tetapi juga mampu mewujudkan lingkungan kerja yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari ancaman penularan ‎TBC," katanya.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026