Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bekerja sama dengan Tempo Scan Group berhasil menjangkau 2.567 warga Gaza, Palestina, melalui layanan kesehatan gratis yang diberikan beberapa waktu lalu.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Selasa, mengatakan layanan kesehatan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat Gaza yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas medis akibat situasi kemanusiaan yang berkepanjangan.

"Layanan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat Gaza. Karena itu Baznas terus berupaya menghadirkan bantuan yang benar-benar dibutuhkan agar masyarakat tetap dapat memperoleh akses kesehatan yang layak di tengah berbagai keterbatasan," katanya.

Sodik menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Al Mawassi, Jalur Gaza, tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan dokter spesialis dan dokter umum, pelayanan kesehatan ibu dan anak, hingga distribusi obat-obatan secara gratis.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerja sama dengan Daar El Balah Clinic.

"Kami bersyukur dapat bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga Gaza. Bantuan ini tidak hanya berupa obat-obatan, tetapi juga pelayanan medis yang membantu masyarakat memperoleh akses kesehatan yang layak," ujarnya.

Sodik menegaskan Baznas akan terus berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina melalui berbagai program, mulai dari kesehatan, pangan, pendidikan, hingga dukungan bagi masyarakat terdampak krisis kemanusiaan.

Ia berharap program ini dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Gaza, sekaligus meringankan beban warga yang masih menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan akibat konflik yang berkepanjangan.

"Solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina merupakan amanah yang harus dijaga. Melalui berbagai program kemanusiaan, Baznas berkomitmen untuk terus hadir membantu saudara-saudara kita di Palestina sesuai kebutuhan yang paling mendesak," ucap Sodik Mudjahid.



Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026