Surabaya (ANTARA) - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya mengajak generasi Z (gen Z), khususnya di wilayah setempat, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga warisan Sang Proklamator, Soekarno.
"Ini adalah rangkaian Bulan Bung Karno, yang paling penting adalah bagaimana kita mewarisi api perjuangan beliau untuk Indonesia," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC PDIP) Kota Surabaya, Armuji, dalam keterangannya di Surabaya, Senin
Menurutnya, tantangan saat ini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan derasnya arus informasi yang berpotensi mengaburkan fakta sejarah melalui media sosial.
Karena itu, ia mendorong kader-kader muda PDIP, khususnya gen Z, untuk aktif memproduksi konten positif dan meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta sejarah tentang Bung Karno.
"Anak-anak kader PDIP, khususnya gen Z, harus aktif di media sosial. Jangan sampai narasi yang memutarbalikkan sejarah terus berkembang tanpa ada yang meluruskan," ujarnya.
Pesan serupa disampaikan perwakilan DPP PDIP, Seno Bagaskoro yang menyebut banyak generasi muda yang mulai mengenal Bung Karno bukan dari sumber sejarah utuh, melainkan dari potongan-potongan informasi yang beredar di media sosial.
"Di TikTok, Instagram, Facebook dan berbagai platform digital lainnya, ada upaya yang membuat anak-anak muda melihat Bung Karno dengan cara pandang yang salah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," katanya.
Seno menegaskan bahwa Surabaya memiliki tanggung jawab historis untuk menjaga dan merawat warisan pemikiran Bung Karno karena kota ini merupakan tempat lahir dan tumbuhnya sang proklamator.
"Bung Karno lahir di kota ini, tumbuh di kota ini, dan membangun karakter perjuangannya dari kota ini," katanya.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.