Lamongan (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Lamongan menyebut pelaksanaan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lamongan Pusat Madiun Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif meski petugas menemukan 74 orang yang terjaring penyekatan selama kegiatan berlangsung.

"Secara umum seluruh rangkaian pengesahan warga baru PSHT di Kabupaten Lamongan berjalan aman dan kondusif berkat kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan," kata Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman di Lamongan, Jumat.

Ia menjelaskan 74 orang tersebut diamankan petugas saat penyekatan di sejumlah titik perbatasan dan jalur masuk Kabupaten Lamongan sebagai upaya mengantisipasi kedatangan massa dari luar daerah yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen bersama dalam Maklumat Suro Aman dan Damai yang telah disepakati pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi pencak silat, dan elemen masyarakat lainnya.

Dalam pengamanan kegiatan tersebut, Polres Lamongan menerjunkan sebanyak 2.057 personel gabungan yang terdiri atas unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, personel Brimob Polda Jawa Timur, pengamanan internal PSHT, serta unsur pendukung lainnya.

Selain melakukan penyekatan di sejumlah titik perbatasan, petugas juga melaksanakan pengamanan di lokasi kegiatan, pengaturan lalu lintas, serta patroli pada sejumlah titik yang dinilai rawan guna menjaga situasi tetap kondusif.

Kegiatan pengesahan yang dipusatkan di Padepokan PSHT Sukodadi yang dimulai Kamis (18/6) hingga Jumat (19/6) dinihari tersebut diikuti 1.278 peserta dari total 1.294 calon warga baru yang terdaftar. Sebanyak 16 peserta lainnya tercatat tidak hadir karena berhalangan mengikuti prosesi pengesahan.

Peserta yang disahkan berasal dari berbagai ranting PSHT di Kabupaten Lamongan, serta komisariat perguruan tinggi dan pondok pesantren yang berada di wilayah setempat.

Sebelumnya, Polres Lamongan bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan, TNI, organisasi pencak silat, dan berbagai elemen masyarakat telah menyepakati Maklumat Suro Aman dan Damai sebagai komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan Bulan Suro.

Melalui pengamanan tersebut, pelaksanaan pengesahan warga baru PSHT Cabang Lamongan Tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan keamanan yang signifikan di wilayah Kabupaten Lamongan.



Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026