Surabaya (ANTARA) - Pemilik Physiorehab Simon Tri Prasetyo menyatakan meningkatnya tren olahraga baru di kalangan masyarakat seperti padel dan tenis berpotensi meningkatkan kasus cedera yang ditangani klinik fisioterapi.
“Kasus cedera dari olahraga baru seperti padel itu sangat meningkat, bahkan 50 persen,” katanya di Surabaya, Rabu.
Simon menjelaskan tingkat kesadaran masyarakat untuk menjalani hidup sehat dengan mencoba berbagai macam jenis berolahraga mulai terjadi setelah merebaknya COVID-19.
Namun terkadang, kata dia, antusias mencoba beragam jenis olahraga tidak dibarengi dengan pengalaman yang memadai sehingga seringkali menimbulkan cedera.
Ia mencontohkan, orang yang sudah terbiasa bermain tenis atau bulu tangkis akan memiliki risiko cedera lebih kecil ketika mereka mencoba olahraga jenis baru seperti padel.
Di sisi lain, ketika seseorang belum pernah berolahraga sejenis dengan padel lalu mencoba padel maka risiko terkena cedera lebih tinggi.
Hal ini juga terjadi ketika saat ini banyak generasi muda yang tiba-tiba menggandrungi lari maraton tanpa mengetahui dan memahami kondisi fisik sebenarnya sehingga potensi cedera sangat tinggi.
Seiring meningkatnya kasus cedera akibat berolahraga pun mendorong kebutuhan terhadap layanan rehabilitasi juga ikut bertambah termasuk dalam hal fisioterapi.
Simon mengatakan banyak kasus cedera akibat olahraga hingga berujung operasi yang membutuhkan layanan lanjutan seperti fisioterapi.
Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan layanan fisioterapi, Physiorehab pun membuka cabang baru di Surabaya Barat setelah memiliki berbagai cabang di wilayah lain seperti Surabaya Timur hingga luar kota seperti Jakarta.
Pembukaan cabang baru ini, lanjut dia, juga sebagai bukti semakin banyaknya kasus cedera akibat berolahraga yang membutuhkan layanan fisioterapi karena layanan di cabang-cabang lama telah melampaui kapasitas.
Cabang baru ini memiliki kapasitas pelayanan hingga 10 pasien setiap jam dengan sistem reservasi untuk memberikan pelayanan yang lebih efektif sehingga pasien tidak perlu menunggu lama.
Selain menyediakan ruang perawatan privat, Physiorehab juga melengkapi fasilitas dengan berbagai peralatan fisioterapi modern serta area gym rehabilitasi yang dirancang untuk mendukung proses pemulihan berbagai jenis cedera muskuloskeletal.
Simon pun mengimbau masyarakat agar memahami kondisi fisik masing-masing serta melakukan persiapan dan adaptasi yang cukup sebelum mencoba olahraga baru.
Pewarta: Astrid Faidlatul HabibahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.