Surabaya (ANTARA) - Pameran makanan dan minuman EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 yang akan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 di Grand City Surabaya diharapkan turut mendukung perekonomian di Jawa Timur.

Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions.Daud D. Salim selaku penyelenggara kegiatan saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin mengatakan selain pameran makanan dan minuman pihaknya juga menyelenggarakan pameran dan pengolahan plastik dalam pameran bertajuk ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya).

"Pameran EastPack Surabaya diselenggarakan bersama dengan pameran kecantikan East Beauty Pack Expo 2026 pada tanggal 1-4 Juli 2026 di lokasi yang sama," katanya.

Ia mengatakan diharapkan mampu menjadi stimulan strategis bagi perluasan pasar nasional maupun internasional dengan lebih dari 100 peserta dalam setiap pameran.

"Khusus untuk EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 yang akan menghadirkan lebih dari 180 peserta pameran dari dalam maupun luar negeri, sekaligus menyediakan ruang promosi dan pengembangan usaha bagi 30 UMKM," katanya.

Pihaknya optimistis kegiatan ini dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan, membuka peluang investasi baru, serta memfasilitasi bertemunya para produsen, distributor, dan konsumen internasional dalam memperkuat ketahanan industri pangan dan pengemasan nasional.

"Dalam kegiatan ini juga berbeda dibandingkan dengan pameran sebelumnya karena ada Bakat Boga Challenge 2026 akan hadir sebagai salah satu program unggulan dalam rangkaian EastFood Indonesia International Food Expo (IIFEX) 2026," ujarnya.

Ia mengatakan, kompetisi kuliner yang lahir di Yogyakarta dan telah sukses menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini dirancang oleh para chef profesional sebagai wadah bagi talenta kuliner untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan, dan inovasi mereka.

"Berbagai kategori yang dipertandingkan antara lain Lapis Surabaya, Bolu Gulung Keju, Traditional Jajanan Pasar, Western Seafood Spaghetti, The Best Risoles, Classic Chiffon Cake, hingga Chicken Main Course, dengan penilaian yang menitikberatkan pada cita rasa, teknik pengolahan, dan penyajian yang kreatif serta profesional," ujarnya.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026