Malang Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur menyatakan sebanyak empat dari 26 lokasi pasar rakyat masuk dalam prioritas revitalisasi yang dimungkinkan dilaksanakan pada tahun 2027.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi ditemui di Pasar Induk Gadang di Kota Malang, Senin, mengatakan, keempat pasar tersebut, yakni Pasar Blimbing, Pasar Besar, Pasar Tawangmangu, dan Pasar Talun.

"Kami memiliki 26 pasar di Kota Malang, dari jumlah itu ada empat lokasi yang belum renovasi total, yakni Pasar Blimbing, Pasar Besar, Pasar Tawangmu, sama Pasar Talun di Kayutangan dan itu menjadi prioritas revitalisasi, kemungkinan pengajuan tahun depan," kata Eko.

Ia menyatakan kebutuhan administrasi untuk merealisasikan proyek renovasi pasar rakyat telah disiapkan, yaitu dokumen detail perencanaan teknis atau detail engineering design (DED).

Menurutnya, penyiapan DED menjadi upaya penting dalam memastikan berjalannya pengerjaan revitalisasi sesuai dengan rencana gambar, desain, dan perhitungan teknis.

Eko menyampaikan kini pihaknya tinggal menyerahkan DED tersebut kepada Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, agar selanjutnya bisa dilakukan pembahasan ploting anggaran untuk pelaksanaan perbaikan masing-masing pasar.

Beberapa aspek dipertimbangkan dalam revitalisasi pasar, yakni kemudahan akses, kecepatan pelayanan serta transaksi, dan penataan infrastruktur bangunan.

"Sebenarnya pasar rakyat yang ideal itu tidak bertingkat, seperti di Pasar Klojen dan Pasar Oro-Oro Dowo," ujar dia.

Dari sisi hulu, revitalisasi ditujukan guna menciptakan rasa nyaman yang nantinya akan meningkatkan minat masyarakat untuk datang dan berbelanja dan otomatis akan berdampak ke sisi hilir, berupa pendapatan asli daerah (PAD).

"Secara logika tentu target retribusi alam bertambah tapi kalau infrastruktur dan pelayanannya baik saya kira pedagang akan terus berkontribusi terhadap retribusi," ucap dia.

Pada periode 2026, Pemkot Malang memberikan target kepada Diskopindag untuk menghasilkan retribusi pasar sebesar Rp10 miliar.

Sementara, hingga semester I 2026 perolehan retribusi dari pasar baru terpenuhi sekitar 40 persen atau Rp4 miliar dari target Rp10 miliar.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026