Surabaya (ANTARA) - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia (DPC PDIP) Surabaya meluncurkan program Banteng Kalcer dalam rangkaian peringatan Bulan Bung Karno sebagai upaya untuk merebut hati gen Z.
Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji di Surabaya, Minggu mengatakan peluncuran tersebut ditandai dengan dengan penyematan kaus Banteng Kalcer kepada perwakilan generasi muda yang hadir dalam kegiatan tersebut.
"Momentum peluncuran berlangsung di sela-sela kegiatan Gowes Kelana Bung Karno yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai kalangan," katanya.
Cak Ji sapaan akrab Armuji menegaskan semangat Bung Karno harus terus diwariskan kepada generasi muda Surabaya.
Menurutnya, Bung Karno bukan hanya Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga sosok yang lahir dan tumbuh sebagai arek Surabaya.
“Bung Karno itu arek Surabaya. Itu yang harus diingat oleh semua warga Kota Surabaya," ujarnya.
Ia mengatakan kekuatan partai tidak hanya dibangun melalui struktur organisasi, tetapi juga melalui kerja nyata yang dirasakan masyarakat.
“Makanya kita harus berbuat, terus berbuat, terus berbuat. Tidak mengenal lelah, tidak mengenal capek. Yang penting perbuatan kita baik, maka akan selalu diingat oleh warga Kota Surabaya,” ujarnya.
Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga DPC PDIP Surabaya Khusnul Khotimah menjelaskan bahwa Banteng Kalcer lahir dari kebutuhan menghadirkan ruang yang lebih dekat dengan karakter generasi muda saat ini.
Menurut Khusnul, masih banyak anak muda yang memandang politik sebagai sesuatu yang serius, kaku, dan jauh dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih relevan dengan dunia mereka.
“Banteng Kalcer ini menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berkumpul, berjejaring, sekaligus mengenal dunia politik dengan suasana yang lebih nyaman dan terbuka," ujarnya.
Ia mengatakan, program tersebut akan menghadirkan berbagai kegiatan yang sesuai dengan minat generasi muda, mulai dari olahraga bersama, diskusi santai, kegiatan sosial, hingga kolaborasi kreatif dengan berbagai komunitas.
Salah satu kegiatan yang telah mendapat respons positif adalah aktivitas olahraga bersama seperti running dan kegiatan komunitas lainnya yang saat ini menjadi tren di kalangan anak muda.
“Anak muda memiliki energi, ide, dan kreativitas yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita membuka ruang agar mereka bisa berkontribusi, menyampaikan gagasan, dan merasa menjadi bagian dari gerakan bersama,” katanya.
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.