Masyarakat perlu memiliki kemampuan menyaring berbagai informasi, kampanye, maupun gaya hidup yang beredar di media sosial agar tidak mudah terpengaruh.

Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Lilik Hendarwati, mengingatkan pentingnya upaya untuk memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan karakter, serta nilai moral sebagai upaya menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah perkembangan era digital.

“Sebagai wakil rakyat, saya mengajak seluruh masyarakat Surabaya untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai agama, moral, budaya, dan ketahanan keluarga yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat,” kata Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim itu di Surabaya, Minggu.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya dugaan aktivitas perilaku menyimpang dalam sebuah grup media sosial di kawasan Surabaya Timur yang menjadi perhatian publik.

Menurut Lilik, fenomena yang berkembang di ruang digital perlu disikapi dengan pendekatan yang bijaksana melalui edukasi, pendampingan, serta pembinaan secara berkelanjutan.

Ia mengatakan kemajuan teknologi informasi memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, namun juga menghadirkan tantangan baru yang membutuhkan kesiapan bersama.

“Masyarakat perlu memiliki kemampuan menyaring berbagai informasi, kampanye, maupun gaya hidup yang beredar di media sosial agar tidak mudah terpengaruh,” ujarnya.

Lilik menilai penguatan pendidikan karakter dan akhlak menjadi langkah penting, terutama bagi kalangan generasi muda. Menurut dia, keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan dalam menanamkan nilai dan membangun kepribadian anak.

Ia menambahkan, pembentukan karakter generasi penerus membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari orang tua, sekolah, tokoh agama, pemerintah, hingga lingkungan masyarakat.

“Sinergi dan kolaborasi harus terus dibangun agar anak-anak tumbuh dengan jati diri yang kuat serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai tren yang belum tentu sesuai dengan nilai bangsa,” ucapnya.

Selain itu, Lilik mengingatkan masyarakat agar tidak mengedepankan sikap saling menyalahkan maupun memberikan stigma terhadap persoalan sosial yang muncul.

Menurutnya, penyelesaian berbagai persoalan di tengah masyarakat harus dilakukan melalui pendekatan dialog, edukasi, dan pembinaan yang konstruktif.

Lilik menegaskan bahwa penguatan ketahanan keluarga merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga kualitas generasi penerus sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat Surabaya di tengah perubahan zaman.
 



Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026