Banyuwangi (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (Bank Jatim) memberikan bantuan berupa mobil pelayanan kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk meningkatkan pelayanan publik di daerah setempat.

Direktur Keuangan, Treasury, dan Global Service Bank Jatim Wahyu Kusumo Wisnubroto mengemukakan selain bantuan berupa satu mobil pelayanan keliling dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan itu, ada pula bantuan rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni (RTLH).

"Bantuan ini sebagai bentuk dukungan kepada Banyuwangi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusi dan berkelanjutan, berkomitmen terus memperkuat sinergi dan mendukung berbagai program pemkab sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi," kata dia dalam keterangan di Banyuwangi, Sabtu.

Dia menjelaskan bantuan yang diserahkan itu sinergis dengan program-program yang digulirkan pemerintah daerah setempat di program jemput bola layanan administrasi kependudukan (adminduk) warga yang gencar dilakukan pemkab hingga desa-desa, dan bahkan ke daerah pinggiran dan perkebunan dengan akses tidak mudah.

"Dengan tambahan armada ini, harapannya layanan adminduk semakin optimal, selain jangkauannya meluas hingga ke pelosok-pelosok, cakupannya juga bisa semakin bertambah," kata dia.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Jatim, diperlukan agar program-program daerah bisa berjalan sesuai target.

"Ini bagian dari gotong royong, saat anggaran pemerintah daerah terbatas, maka sektor-sektor seperti inilah yang kami harapkan," katanya.

Dengan bantuan mobil layanan keliling dari Bank Jatim, saat ini Pemkab Banyuwangi memiliki total dua armada layanan keliling.

"Tentu kami berharap ini bisa dimaksimalkan oleh Dispendukcapil untuk menyelesaikan urusan adminduk, dan masyarakat harus dipastikan terpenuhi kebutuhan sipilnya," kata Bupati Ipuk.



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026