Lamongan (ANTARA) - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menilai pengembangan pertanian organik berbasis bela negara di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dapat mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui peningkatan kemandirian pangan masyarakat.
Kepala Bidang Lingkungan Masyarakat Bela Negara Pusat Cadangan Nasional Kemhan RI Kolonel Ruddi Hermawen mengatakan kemampuan suatu daerah memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ketahanan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global.
"Kemandirian pangan adalah bagian dari bela negara. Apa yang dilakukan masyarakat Lamongan ini merupakan contoh nyata bagaimana semangat cinta tanah air diwujudkan melalui kerja keras menghasilkan pangan yang sehat dan berkelanjutan," katanya usai meninjau pertanian organik di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Sabtu.
Menurut dia, model pertanian organik yang dikembangkan masyarakat desa setempat menunjukkan implementasi nilai bela negara yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mendukung penyediaan pangan yang berkelanjutan.
Dalam kunjungan tersebut, Ruddi bersama rombongan meninjau lahan pertanian organik yang menjadi lokasi percontohan sekaligus berdialog dengan petani mengenai proses budidaya, penggunaan bahan organik, hingga kendala yang dihadapi selama penerapan sistem pertanian ramah lingkungan.
Sementara itu, perintis pertanian organik Desa Sukolilo, Mustain, memaparkan penggunaan pestisida organik yang diracik dari bahan-bahan alami untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap bahan kimia sintetis.
Menurut dia, penggunaan pestisida organik mampu menjaga kesuburan tanah, menekan biaya produksi, serta menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat dan aman dikonsumsi.
Sejumlah petani yang mengikuti program tersebut mengaku merasakan manfaat dari penerapan sistem pertanian organik, terutama dalam efisiensi biaya produksi dan peningkatan kualitas hasil panen meski pada tahap awal memerlukan proses adaptasi.
Dalam kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Ketua Umum Forum Kader Bela Negara (FKBN) Angga Rahadian Tirta Wijaya, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan.
Pewarta: Alimun KhakimEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.