Alhamdulillah untuk pelepasan siswa tahun ini sejumlah 381 siswa dan prestasi anak-anak sangat luar biasa, baik akademik maupun nonakademik

Surabaya (ANTARA) - SMP Negeri (SMPN) 1 Surabaya melepas 381 siswa kelas IX tahun ajaran 2025/2026 dengan tetap mempertahankan tradisi prestasi di bidang akademik maupun nonakademik sebagai bekal peserta didik melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala SMPN 1 Surabaya Eko Widayani, S.Pd., M.Pd., mengatakan capaian prestasi siswa pada tahun ini menjadi kebanggaan sekolah dan orang tua karena diraih melalui pembinaan berkelanjutan serta semangat siswa dalam mengembangkan potensi diri.

“Alhamdulillah untuk pelepasan siswa tahun ini sejumlah 381 siswa dan prestasi anak-anak sangat luar biasa, baik akademik maupun nonakademik. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan orang tua sekaligus bekal bagi anak-anak untuk meraih mimpi dan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya di Surabaya, Sabtu.

Ia menjelaskan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen sekolah untuk terus menjadi pendidik dan pembimbing terbaik bagi peserta didik di tengah berbagai perubahan yang terjadi dalam dunia pendidikan.

Menurut dia, sekolah terus berupaya menghadirkan kreasi, inovasi, dan formula pembelajaran yang sesuai dengan karakter serta tingkat kompetensi siswa yang beragam.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik baik dari sisi akademik maupun nonakademik. Sesuai motto sekolah kami, tiada hari tanpa prestasi, tiada prestasi tanpa usaha, kerja keras, dan doa,” ujarnya.

Eko mengatakan semangat tersebut menjadi fondasi dalam membangun karakter dan motivasi siswa sehingga mampu meraih berbagai prestasi di tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional.

Untuk mendukung pengembangan potensi siswa, SMPN 1 Surabaya menyediakan berbagai wadah kompetisi dan pembinaan. Pada bidang akademik, siswa didorong mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN), penelitian ilmiah, kompetisi riset, serta berbagai ajang akademik lainnya.

Sementara pada bidang nonakademik, siswa aktif mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta berbagai kejuaraan olahraga dan seni.

Menurut Eko, sejumlah siswa berhasil menorehkan prestasi membanggakan, termasuk pada cabang karate yang meraih gelar juara tingkat nasional.

Ia menambahkan tema pelepasan siswa tahun ini terinspirasi dari semangat perjuangan tokoh nasional HOS Tjokroaminoto yang dinilai relevan dalam membangun generasi penerus bangsa.

“Tema tersebut kami pilih dalam rangka menyiapkan putra-putri kami menyongsong Indonesia Emas serta menjadi generasi penerus yang mampu menjaga kualitas bangsa,” katanya.

Pada kegiatan pelepasan siswa, sekolah juga menampilkan pertunjukan orkestra yang seluruh proses pelaksanaannya melibatkan siswa.

Kelompok orkestra tersebut merupakan hasil regenerasi yang terus berlangsung dari kakak kelas kepada adik kelas setiap tahunnya.

“Dari sebelum-sebelumnya tim orkestra kami selalu ada. Regenerasi dari kakak-kakaknya turun-temurun ke adik-adiknya. Semua ini disiapkan dari anak-anak, oleh anak-anak, dan kembali untuk anak-anak,” ujarnya.

Ia menjelaskan siswa kelas VII dan VIII turut berperan memberikan apresiasi kepada kakak kelas yang telah menyelesaikan pendidikan di SMPN 1 Surabaya melalui berbagai penampilan dan kegiatan dalam acara pelepasan.

Bahkan dokumentasi kegiatan, termasuk tim kamera dan pendukung acara lainnya, juga melibatkan siswa sebagai bagian dari pembelajaran kepemimpinan, kolaborasi, dan kreativitas.

Terkait kelanjutan pendidikan, Eko mengatakan mayoritas lulusan SMPN 1 Surabaya setiap tahun berhasil diterima di sekolah lanjutan yang dituju, termasuk melalui jalur prestasi.

“Alhamdulillah dari tahun ke tahun mayoritas sekitar 85 persen siswa diterima sesuai tujuan mereka. Sekarang dengan adanya Tes Kompetensi Akademik (TKA) tentu menjadi salah satu kemudahan dan peluang bagi anak-anak,” katanya.

Berdasarkan data sekolah, rata-rata nilai TKA siswa SMPN 1 Surabaya mencapai 60 untuk tingkat nasional, sedangkan rata-rata nilai TKA mata pelajaran Matematika mencapai 55,64 dan Bahasa Indonesia sebesar 77.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026