Madiun (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Madiun, Jawa Timur meningkatkan pengamanan di objek-objek wisata dan gedung sekolah di wilayah setempat guna mengantisipasi tingkat kerawanan pada momentum libur panjang pada periode Juni dan Juli 2026.

Kabag Ops Polres Madiun AKP Yudi Kristiawan di Madiun, Jumat mengatakan, pada lokasi wisata memiliki tingkat kerawanan kepadatan lalu lintas akibat meningkatnya jumlah pengunjung, sedangkan di gedung sekolah yang relatif sepi saat liburan memiliki potensi gangguan keamanan tindak pidana pencurian.

"Untuk objek wisata, kita akan mempertebal pengamanan dengan kekuatan dari Samapta dan Satuan Lalu Lintas. Sedangkan untuk bangunan sekolah-sekolah, tingkat kerawanan terletak pada potensi pencurian karena kosong saat liburan," ujar Yudi.

Menurutnya Polres Madiun melalui satuan terkait akan menambah intensitas patroli di lokasi-lokasi tempat wisata ataupun komplek gedung sekolah.

Terlebih, lanjutnya, libur sekolah tahun ini bersamaan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah atau 1 Suro, sehingga perlu peningkatan patroli untuk pengamanan di wilayah setempat.

Ia menjelaskan patroli di objek wisata dilaksanakan dengan metode dialogis untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang sedang menikmati liburan.

Patroli dialogis Satuan Samapta nantinya tidak hanya memantau, namun juga memberikan imbauan kamtibmas untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan maupun hal yang tidak diinginkan di lokasi wisata.

Berdasarkan catatan kepolisian setempat, sejumlah destinasi wisata yang akan menjadi favorit wisatawan saat libur panjang antara lain adalah Waduk Widas dan wahana bermain anak Nice Playland, di Kecamatan Saradan, Madiun Umbul Square di Kecamatan Dolopo dan wahana bermain air Nusantara Edupark di Kecamatan Wungu.

Sementara di lingkungan sekolah, patroli kepolisian bertujuan mencegah terjadinya tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan tawuran.



Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026