Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur mengalokasikan anggaran pada Perubahan APBD tahun 2026 untuk pembangunan akses jalan sebagai salah satu syarat untuk pembangunan Sekolah Rakyat di daerah itu.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo Viskanto Adi Prabowo di Situbondo, Kamis, menjelaskan Sekolah Rakyat akan dibangun apabila persyaratan akses jalan ke lokasi dibangun.
"Surat dari Kementerian Sosial yang kami terima mengenai persyaratan yang harus terpenuhi selain akses jalan dari jalan utama ke lokasi, juga ada ketersediaan air bersih," ujarnya.
Viskanto mengaku telah menerima surat dari Kementerian Sosial dan juga sudah disampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) setempat, karena hal tersebut terkait dengan persyaratan yang wajib pemerintah daerah penuhi jika ingin gedung Sekolah Rakyat segera dibangun.
Menurut dia, persyaratan pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu adalah membangun akses jalan dari jalan utama ke lokasi sekitar 50 meter dan ketersediaan air bersih.
"Sejauh ini kami belum menerima informasi lanjutan dari Kementerian Sosial, oleh karena itu saat ini kami akan menyelesaikan dua persyaratan tersebut dan akan diajukan anggarannya melalui Perubahan APBD 2026," kata Viskanto.
Pemerintah Kabupaten Situbondo telah menyiapkan lahan kosong seluas sekitar 9 hektare di Desa Siliwung, Kecamatan Panji untuk pembangunan sekolah rakyat. Sebelumnya, tim dari Kementerian Sosial telah melakukan survei dan disetujui.
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.