Magetan (ANTARA) - Satuan Reskrim Polres Magetan bersama Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Timur menggelar coaching clinic mengenai penerapan metode scientific crime investigation (SCI) guna memperdalam kompetensi forensik kepolisian dalam penanganan perkara.
Wakapolres Magetan Kompol Dodik Wibowo di Magetan, Rabu mengatakan kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Polres Magetan, yakni para pejabat utama, kapolsek dan kanitreskrim serta sejumlah penyidik baik tingkat polres maupun polsek jajaran.
"Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penyidik dan penyidik pembantu dalam penerapan scientific crime investigation (SCI) sebagai dasar pembuktian ilmiah dalam proses penyidikan tindak pidana," ujar Dodik saat menghadiri kegiatan tersebut di mapolres setempat.
Adapun pelatihan tersebut menjadi sarana peningkatan kompetensi personel, penguatan koordinasi dengan laboratorium forensik, serta pemahaman pemanfaatan teknologi forensik modern guna mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.
Melalui pendekatan SCI, setiap proses penyidikan diharapkan semakin akurat, objektif, dan didukung oleh alat bukti ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Profesionalisme penyidik dibangun melalui ilmu pengetahuan, integritas, dan pembuktian yang berbasis fakta. Karenanya, kegiatan ini sangat penting," kata dia.
Narasumber tim dari Bidlabfor Polda Jatim yang dipimpin langsung oleh Kabidlabfor Kombes Pol. Marjoko mengatakan SCI dan labfor memiliki peran penting dalam pengungkapan suatu tindak pidana.
Adapun beberapa materi yang dibahas di antaranya tentang tupoksi laboratorium forensik, balistik dan metalurgi forensik, fisika dan komputer forensik, kimia dan biologi forensik, obat berbahaya forensik, penerapan SCI.
Pewarta: Louis Rika StevaniUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.