Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Jawa Timur, Rabu, menyediakan 3.750 lowongan kerja melalui kegiatan Job Fair 2026 yang digelar di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso sebagai upaya memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung Tri Hariadi mengatakan kegiatan bursa kerja tersebut mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja secara langsung.
"Kegiatan ini rutin kami selenggarakan setiap tahun untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja," katanya.
Menurut Tri, tingkat pengangguran terbuka di Tulungagung saat ini berada pada angka 4,02 persen.
Sebagian besar penganggur berasal dari kelompok lulusan SMA dan SMK, disusul pencari kerja dari berbagai latar belakang lainnya, termasuk korban pemutusan hubungan kerja.
Pada pelaksanaan Job Fair tahun 2026, sebanyak 47 perusahaan berpartisipasi dengan menawarkan peluang kerja di berbagai sektor, baik perusahaan lokal, nasional maupun luar negeri.
"Total tersedia sekitar 3.750 lowongan kerja yang dapat dimanfaatkan masyarakat," ujar dia.
Ratusan pencari kerja tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi untuk mencari informasi dan mengajukan lamaran pada perusahaan peserta.
Salah seorang pencari kerja, Claradea (22), warga Kecamatan Ngunut, mengaku memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperluas peluang memperoleh pekerjaan setelah sebelumnya beberapa kali mengajukan lamaran namun belum mendapat panggilan.
Ia berharap perusahaan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada lulusan baru yang belum memiliki pengalaman kerja.
Pemkab Tulungagung berharap kegiatan bursa kerja tersebut mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja sekaligus membantu menurunkan angka pengangguran terbuka di daerah itu.
"Kami berharap kegiatan Job Fair ini dapat membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat dan berdampak pada penurunan tingkat pengangguran di Tulungagung," kata Tri.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.