Pencarian di bawah air juga dilakukan melalui penyelaman
Surabaya (ANTARA) - Tim rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya bersama tim gabungan mencari seorang pemancing bernama Lukman Hakim (23) yang tenggelam di Kali Lamong, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Senin.
Komandan Tim Rescue Kantor SAR Surabaya Imam Sumaji menjelaskan pencarian hari pertama dilakukan dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet milik Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, dan BPBD Gresik.
"Tiga perahu karet dikerahkan untuk melakukan pencarian 300 meter ke arah hulu dan 700 meter ke arah hilir," kata Imam dalam keterangannya di Surabaya, Senin.
Ia menjelaskan, tim SAR memanfaatkan perahu karet tersebut untuk melakukan manuver yang bertujuan membuat gelombang air guna mengangkat tubuh korban yang dicurigai berada di dasar sungai.
Tim SAR gabungan, kata dia, juga menyebarkan informasi mengenai kejadian ini serta ciri-ciri pakaian yang dikenakan korban kepada warga sekitar agar mereka segera melapor ke posko jika menemukan tanda-tanda keberadaan pemancing tersebut.
"Pencarian di bawah air juga dilakukan melalui penyelaman yang dibagi menjadi tiga sorti dengan mengerahkan enam personel dari BPBD Kota Surabaya," ucapnya.
Imam mengungkapkan para penyelam di lapangan menemui sedikit kesulitan saat melakukan penyisiran di dalam air karena kecepatan arus bawah sungai yang cukup kencang yakni mencapai sekitar empat knot.
Operasi pencarian pada hari pertama tersebut, lanjutnya, terpaksa dihentikan sementara pada pukul 17:00 WIB karena hari sudah mulai gelap dengan hasil yang masih nihil.
Menurut dia, rencananya tim gabungan akan melanjutkan kembali proses pencarian korban pada Selasa (9/6) pagi dengan memperluas area penyisiran hingga radius satu kilometer dari lokasi kejadian.
Upaya pencarian berskala besar ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas, BPBD Kota Surabaya, BPBD Gresik, Satpol PP Surabaya, Dinsos Kota Surabaya, PMI Surabaya, Polsek Benowo, Koramil, Polairud Gresik, Brimob, serta sejumlah organisasi relawan lokal.
"Selanjutnya pencarian akan dilanjutkan pada besok Selasa pagi dengan perluasan area penyisiran hingga satu kilometer menggunakan perahu karet, melakukan manuver di beberapa titik sungai, dan penyelaman," tuturnya.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.