Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat peningkatan layanan penumpang di Stasiun Sidoarjo, Jawa Timur, sebesar 15 persen selama Mei 2026 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Senin, menyatakan sebanyak 41.995 pelanggan menggunakan layanan kereta api di Stasiun Sidoarjo selama Mei 2026.

"Jumlah tersebut terdiri atas 21.145 pelanggan yang berangkat dan 20.850 pelanggan yang tiba melalui Stasiun Sidoarjo sepanjang Mei 2026, sementara pada Mei 2025, Stasiun Sidoarjo melayani total 36.495 pelanggan dengan rincian 18.259 pelanggan berangkat dan 18.236 pelanggan tiba," kata Mahendro.

Menurutnya, peningkatan jumlah pelanggan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan.

Ia menyebut, pihaknya menilai pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api untuk mendukung berbagai aktivitas seperti pekerjaan, pendidikan, bisnis, maupun wisata.

Dikatakannya, posisi Stasiun Sidoarjo yang strategis sebagai salah satu simpul transportasi penting di wilayah penyangga Surabaya juga dinilai turut mendukung tingginya mobilitas masyarakat melalui layanan kereta api.

Mahendro mengatakan, KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan berbagai upaya peningkatan pelayanan melalui penguatan aspek keselamatan, peningkatan fasilitas pelanggan, pemanfaatan teknologi digital, serta pengembangan layanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi dan capaian ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan sehingga dapat memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi seluruh pelanggan,” katanya.



Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026