Bojonegoro (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi meminta para taruna akademi kepolisian (Akpol) yang mengikuti program latihan kerja di mapolres setempat untuk profesional dalam melayani masyarakat.

"Taruna Akpol dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan, pengalaman dan kemampuan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, serta bekerja profesional melayani masyarakat," kata Afrian di Bojonegoro, Jawa Timur, Senin.

Afrian menjelaskan bahwa 11 taruna Akpol Tingkat III Angkatan 58 Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita Tahun 2026 yang mengikuti program latihan kerja di Bojonegoro, menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman lapangan para taruna sebelum terjun sebagai anggota Polri.

Program ini dirancang untuk menjembatani teori yang diperoleh selama pendidikan di akademi kepolisian dengan realitas tugas operasional di lapangan.

"Diharapkan taruna Akpol dapat memperoleh pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai situasi yang menjadi bagian dari tugas kepolisian," terangnya.

Menurut dia, latihan kerja menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan karakter dan profesionalisme calon perwira Polri.

Pengalaman yang diperoleh selama berada di satuan kewilayahan akan menjadi bekal berharga dalam memahami tugas, fungsi dan tanggung jawab sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Para taruna juga diharapkan mampu mengasah kemampuan teknis kepolisian, memperkuat mental dan disiplin, serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.

"Para taruna harus selalu mematuhi peraturan yang berlaku selama mengikuti program latihan kerja dengan menjaga disiplin dan etika, menjunjung tinggi tata tertib serta nilai-nilai yang menjadi pedoman selama menempuh pendidikan kepolisian," katanya.



Pewarta: Muhammad Yazid
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026