persiapan para aerobic lovers menuju Forprov III Jawa Timur
Surabaya (ANTARA) - Asosiasi Instruktur Aerobic dan Fitnes Indonesia (ASIAFI) Jawa Timur menggelar Aerobic Competition 2026 yang diikuti 60 peserta terbaik dari 13 kabupaten dan kota sebagai bagian dari persiapan menghadapi Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) III Jawa Timur 2026 dan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) IX 2027.
Ketua ASIAFI Jawa Timur Diana Kurniasari mengatakan kompetisi tersebut digelar di Boy Studio Cimon (BSC) Sidoarjo yang sekaligus menjadi agenda rutin tahunan organisasi.
"Untuk 2026 ini bersamaan dengan ulang tahun BSC, jadi sekaligus menjadi proses persiapan para aerobic lovers menuju Forprov III Jawa Timur di Jember dan Fornas IX 2027 di Sulawesi Tengah," kata Diana dalam keterangannya di Surabaya, Minggu.
Ia menjelaskan adapun peserta, berasal dari Kabupaten Jember, Kota Pasuruan, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang.
Menurut dia, sejumlah pegiat aerobik berprestasi tingkat provinsi maupun nasional turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Diana menyebut dua peraih medali perak Fornas VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat, yakni Dhea dari jenis olahraga (jenor) Aero Kids dan Putra dari Jenor AC Group asal Sidoarjo, ikut bertanding dalam ajang tersebut.
"Banyak atlet yang sudah berprestasi baik di level provinsi maupun nasional ikut memeriahkan kompetisi kali ini," ucapnya.
Selain itu, kata dia, enam peraih medali pada Forprov Jawa Timur sebelumnya juga tampil dalam kompetisi, antara lain Anggun dan Jesika dari Jember, Cinta dari Sidoarjo, Eby Firmantria dari Kota Probolinggo, Ririn dari Surabaya, serta Maysaro atau Meme dari Kota Malang.
Adapun untuk Kompetisi tahun ini, mempertandingkan enam jenis jenor, yakni Aero Kids, Basic, Middle, Mix Impact, Couple dan Aero Dangdut.
Pada kategori Aero Kids, Aviona dari Jember meraih juara pertama, disusul Jesica dari Jember dan Cinta dari Sidoarjo.
Kategori Basic dimenangkan Yanti dari Gresik, sedangkan posisi kedua dan ketiga masing-masing diraih Herlin dari Surabaya dan Sifa dari Bojonegoro.
Untuk kategori Middle, juara pertama diraih Meme dari Malang, diikuti Anggun dari Jember dan Cinta dari Sidoarjo.
Sementara itu, kategori Mix Impact dimenangkan Ririn dari Surabaya, diikuti Ari dari Surabaya dan Rika dari Sidoarjo.
Pada kategori Couple, pasangan Lilis/Diyah dari Surabaya keluar sebagai juara pertama, sedangkan posisi kedua dan ketiga diraih pasangan Atik/Sifa serta Chan/Reva dari Sidoarjo.
Adapun kategori Aero Dangdut menempatkan Chan dari Sidoarjo sebagai juara pertama, disusul Lilis dari Surabaya dan Meme dari Malang.
"Kami dari ASIAFI Jawa Timur berharap para pemenang Aerobic Competition 2026 ini bisa terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sesuai jenor yang diikuti," jelasnya.
Ia menegaskan prestasi pada Forprov maupun Fornas tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses latihan yang disiplin dan didukung mental yang kuat.
"Prestasi terbaik di Forprov dan Fornas tidak bisa lahir secara instan, tetapi melalui proses yang panjang dengan disiplin berlatih dan mental yang kuat," ujarnya.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.