Kediri (ANTARA) - Komisi VI DPR RI mendorong kepada pabrik gula untuk lebih memaksimalkan penyerapan hasil panen tebu dari para petani, sehingga nantinya produktivitas gula juga bisa lebih baik lagi.
Ketua Komisi VI DPR RI yang membidangi urusan perdagangan, kawasan perdagangan dan pengawasan persaingan usaha, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Anggia Erna Rini, mengatakan seiring memaksimalkan penyerapan tebu, industri gula dalam negeri juga harus terus didorong mau, karena hal ini terkait dengan kesejahteraan petani tebu.
"Jika pabriknya bagus dan produktivitasnya tinggi, serapan tebu petani juga tinggi. Poinnya kami dari Komisi VI DPR RI mendukung industri gula dalam negeri," katanya dalam keterangan yang diterima di Kediri, Minggu.
Ia juga telah meninjau secara langsung produksi gula di Pabrik Gula Ngadirejo Kabupaten Kediri. Dirinya melihat langsung pengolahan tebu hingga menjadi gula kristal putih.
Ia juga sudah dialog langsung dengan jajaran manajemen di PG Ngadirejo Kabupaten Kediri. Dari hasil dialog, diketahui bahwa perusahaan juga sudah merencanakan dengan baik proyeksi giling tebu serta target perolehan tebu di musim giling 2026.
"Saya melihat Pabrik Gula Ngadiredjo performanya bagus dan hasilnya bisa meningkat dari sebelumnya," kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) Mahmudi mengapresiasi kunjungan dari DPR RI ke PG Ngadirejo Kabupaten Kediri tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi atas dukungan serta dorongan terhadap PT SGN dalam memproduksi gula, salah satunya soal tata niaga gula sehingga produktivitas saat ini bisa semakin meningkat dan petani semakin semangat.
PG Ngadiredjo Kabupaten Kediri melaksanakan giling 2026 selama 200 hari dengan menggiling tebu sebanyak 11 juta kuintal dengan hasil gula sebanyak 80 ribu ton.
Ia menambahkan performa di PG Ngadirejo Kabupaten Kediri juga sangat bagus, baik dari segi manajemen pabrik seperti sumber daya manusia (SDM) serta semangat petani dalam menyetorkan bahan baku tebu ke pabrik.
"Sampai saat ini menunjukkan peningkatan dibanding tahun lalu dan mudah mudahan ini terus berjalan sampai akhir giling," kata dia.
Mahmudi menegaskan program swasembada gula nasional bisa dicapai akhir tahun ini, karena didukung dengan produktivitas tebu melimpah, hasil gula meningkat, serta pabriknya juga banyak melakukan inovasi.
"Bahkan untuk produktivitas tebu di Jawa Timur tahun ini meningkat 1,5 juta ton dari tahun sebelumnya. Kami berharap PG Ngadiredjo menjadi pilar swasembada gula nasional," kata Mahmudi.
Pewarta: Asmaul ChusnaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.