Tulungagung, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyiapkan tenda darurat untuk mendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa SDN 1 Babadan, Kecamatan Karangrejo selama proses perbaikan dua ruang kelas yang mengalami kerusakan parah.

Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Sudarmadji, Sabtu, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung terkait rencana penyediaan tenda darurat tersebut.

"Tenda darurat akan digunakan sebagai ruang belajar sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan selama proses pembangunan," katanya.

Menurut dia, pendirian tenda darurat akan dilakukan setelah pelaksanaan ujian sekolah selesai. Langkah tersebut dilakukan agar proses pemasangan tenda tidak mengganggu kegiatan ujian yang saat ini masih berlangsung.

BPBD menyiapkan tenda berukuran 6 x 12 meter yang dapat dimanfaatkan sebagai ruang belajar sementara bagi para siswa.

Sudarmadji memastikan penyediaan tenda darurat tidak akan mengganggu kesiapsiagaan BPBD dalam menghadapi potensi bencana alam di wilayah Tulungagung.

"Kami siap membantu. Tinggal menunggu permintaan resmi dari pihak sekolah agar kebutuhan kapasitas dapat disesuaikan," ujarnya.

Sementara itu, Kabid SD Dinas Pendidikan Tulungagung Dwi Teguh Prasetya mengatakan sebagian siswa saat ini menjalani kegiatan belajar dan ujian dengan memanfaatkan musala serta perpustakaan sekolah.

Menurut dia, SDN 1 Babadan memiliki 63 siswa sehingga dibutuhkan sedikitnya dua unit tenda darurat untuk menunjang kegiatan belajar mengajar selama proses pembangunan berlangsung.

"Kami masih berkoordinasi dengan pihak sekolah. Kemungkinan tenda akan dipasang bersamaan dengan dimulainya pembangunan ruang kelas yang rusak," katanya.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026