Akibat kecelakaan beruntun ini, tiga orang penumpang minibus mengalami luka ringan
Situbondo (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Situbondo, Jawa Timur, menangani kecelakaan beruntun yang melibatkan dua truk boks dan satu minibus dan menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka, pada Jumat.
Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan mengemukakan kecelakaan lalu lintas itu terjadi di jalan raya pantura, tepatnya Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar, di kilometer (KM) 215 dari arah Surabaya.
"Akibat kecelakaan beruntun ini, tiga orang penumpang minibus mengalami luka ringan," kata AKP Nanang di Situbondo, Jawa Timur, Jumat.
Baca juga: Polres Situbondo gencarkan razia untuk tekan kecelakaan
Dia menjelaskan insiden kecelakaan beruntun ini bermula saat kendaraan truk boks dengan nopol L 8531 UP yang dikemudikan inisial PA dan kendaraan truk boks nopol B 9642 UO dikemudikan inisial M, sama-sama melaju dari arah Surabaya menuju Banyuwangi (dari barat ke timur).
Selanjutnya, truk boks nopol L 8531 UP berusaha mendahului truk boks di depannya, dan saat bersamaan minibus nopol G 1492 QB melaju dari arah berlawanan (dari timur menuju barat), sehingga kecelakaan tak terhindarkan.
"Tiga orang penumpang kendaraan minibus mengalami luka ringan, dua korban warga Kecamatan Maron, dan warga Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo," ujar AKP Nanang.
Pantauan di lokasi itu, proses evakuasi tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan itu sempat membuat arus lalu lintas jalan raya pantura yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali itu macet dari arah Banyuwangi maupun dari arah Surabaya.
Baca juga: Polres Situbondo dukung Disdikbud larang siswa bawa motor ke sekolah
Baca juga: Polres Situbondo pindahkan tempat barang bukti kecelakaan lalu lintas
Baca juga: Kapolda Jatim: Kecelakaan selama operasi ketupat meningkat 78 persen
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.