Kediri (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kota Kediri bersama Polres Kediri Kota menyiagakan petugas di sejumlah titik untuk mengantisipasi kemacetan selama perbaikan Jembatan Kaliombo di Kota Kediri, Jawa Timur.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, di Kediri, Minggu, mengatakan pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif guna mengurangi dampak penutupan jembatan.

"Kami siapkan rekayasa lalu lintas. Bus dari arah Surabaya menuju Tulungagung diarahkan melalui Jalan Mayor Bismo, Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, hingga Jalan Sersan Suharmadji," katanya.

Ia menjelaskan kendaraan pribadi dan sepeda motor dapat melintas melalui Simpang Empat Alun-Alun, Jalan Brigjen Katamso, Simpang Empat Baruna, dan Jalan Kaliombo.

Menurut Arief, Dishub bekerja sama dengan Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota dan pihak pelaksana proyek dengan menempatkan petugas di sejumlah titik strategis untuk memberikan arahan kepada pengguna jalan.

Selain itu, pemantauan lalu lintas dilakukan secara waktu nyata melalui sistem Area Traffic Control System (ATCS).

Berdasarkan hasil pemantauan, kepadatan kendaraan terjadi akibat meningkatnya volume lalu lintas serta penerapan sistem buka-tutup atau perlintasan bergantian di area pekerjaan.

"Dari pantauan ATCS, kondisi lalu lintas terpantau padat merayap, bukan stagnan atau berhenti total. Kepadatan terjadi karena adanya peningkatan volume kendaraan dan pelimpahan arus dari Jalan Urip Sumoharjo," ujarnya.

Arief menambahkan penutupan Jembatan Kaliombo mulai diberlakukan sejak Jumat (29/5) dan bertepatan dengan libur panjang akhir pekan sehingga masih banyak pengguna jalan yang belum mengetahui pengalihan arus maupun jalur alternatif yang tersedia.

Untuk mengantisipasi dampak penutupan, petugas gabungan disiagakan secara intensif selama dua pekan ke depan, terutama di titik-titik yang membutuhkan pengaturan dan pengarahan lalu lintas.

Pemerintah Kota Kediri juga telah memasang rambu petunjuk jalur alternatif serta membuka layanan pengaduan melalui "Lapor Mbak Wali 112" bagi masyarakat yang mengalami kendala selama perjalanan.

Arief mengimbau pengguna jalan mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan selama pekerjaan berlangsung.

"Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga keselamatan dan disiplin berlalu lintas. Dengan saling menghormati sesama pengguna jalan, lalu lintas akan lebih lancar dan semua dapat sampai tujuan dengan selamat," katanya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, mengatakan pihaknya telah menyiagakan personel untuk melakukan pengamanan dan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama proyek berlangsung.

Ia menambahkan koordinasi terus dilakukan dengan instansi terkait untuk meminimalkan dampak kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

"Kami berharap masyarakat dapat memahami adanya pengalihan arus ini demi kelancaran proses pembangunan jembatan. Keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama," katanya.
 



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026